Luwu Utara --- Potensi wisata religi dan sejarah kebudayaan Islam di wilayah Kabupaten Luwu Utara kembali menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Dua warga negara asing (WNA) asal Australia diketahui melakukan kunjungan wisata religi ke Kompleks Makam Datuk Patimang yang terletak di Desa Patimang, Kecamatan Malangke, pada Rabu 28 Oktober 2026.

Tak sekadar berkunjung, kedua turis asal Negeri Kanguru tersebut juga melangsungkan ziarah ke Makam Datuk Patimang, seorang ulama besar penyebar Islam di Tana Luwu, serta berziarah ke Makam Raja ke-15 Luwu, La Pattiware'.

Dalam kunjungannya itu, dua WNA ini tampak antusias melakukan wisata religi di Desa Pattimang. Kedatangan mereka didampingi secara langsung Anggota DPRD Luwu Utara, Widyawati.

Widyawati mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan asing ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Luwu Utara ke kancah internasional. 

Ia menyebutkan bahwa setelah dari Kompleks Makam Datuk Pattimang, para pelancong tersebut juga merencanakan agenda wisata alam, seperti permandian air terjun dan wilayah pegunungan.

“Sebelum mendampingi para turis ini, saya lebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta UPT Pariwisata agar kunjungan berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik,” ungkap Widyawati di sela-sela kunjungannya itu.
“Selain berziarah, mereka juga berencana menikmati keindahan alam Luwu Utara, seperti objek wisata pemandian air terjun, dan kami sarankan Wisata Permandian Air Terjun Bantimurung di Bonebone,” ungkap Widyawati.

Tidak berhenti di situ, ia menambahkan bahwa agenda kunjungan para turis Australia ini cukup padat. “Keesokan harinya, mereka ingin melanjutkan perjalanannya ke dataran tinggi Rongkong, karena wilayah pegunungan ini terkenal dengan keindahan alam, kesejukan udara, serta kekayaan tradisi tenun tradisionalnya,” terangnya.

Terpisah, Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata, Lukman, menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan wisatawan mancanegara tersebut. 

Menurutnya, kehadiran turis asing membuktikan bahwa destinasi wisata di Luwu Utara, baik dari segi religi, sejarah, maupun alam, memiliki daya tarik yang sangat kuat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi inisiatif dan pendampingan yang dilakukan oleh Ibu Anggota Dewan yang Terhormat, Ibu Widyawati, bersama dinas terkait,” tutur Lukman. 

Kunjungan wisatawan asal Australia ini, kata dia, membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Bumi La Maranginang, julukan Kabupaten Luwu Utara. 

“Kami berharap momentum ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar untuk terus menjaga kelestarian situs budaya dan objek wisata kita, sehingga Luwu Utara makin dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara,” harapnya.

Dengan sinergi yang baik antara pihak legislatif, instansi pemda, dan masyarakat itu sendiri, sektor pariwisata Luwu Utara diharapkan mampu terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui sektor pariwisata berbasis budaya dan alam. (LHr)