PAREPARE — Kawasan wisata Pantai Lumpue di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, tengah berbenah menyambut masa libur sekolah. Pengelola mempercantik fasilitas dan menata area pantai demi mengantisipasi lonjakan kunjungan yang biasanya terjadi pada momen liburan.
Pantai Lumpue dikenal sebagai salah satu destinasi pesisir tertua dan paling populer di Parepare. Panorama lautnya yang asri, deburan ombak yang relatif tenang, serta pemandangan matahari terbenam menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun pengunjung dari luar kota.
Sejumlah pembenahan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, antara lain penataan gazebo, perbaikan area bersantai, serta penataan lapak pedagang dan tempat parkir. Pengelola berupaya menghadirkan suasana yang lebih tertata tanpa menghilangkan keasrian alami pantai.
Menyambut Musim Liburan
Setiap akhir pekan, Pantai Lumpue kerap dipadati warga yang ingin bersantai bersama keluarga dan teman. Saat libur panjang seperti hari raya maupun libur sekolah, jumlah pengunjung biasanya melonjak signifikan. Karena itu, kesiapan fasilitas menjadi perhatian utama pengelola.
"Kami terus berbenah agar pengunjung nyaman, terutama menjelang libur sekolah yang biasanya ramai. Fasilitas kami tata, kebersihan kami jaga, supaya wisatawan betah dan ingin kembali lagi," ujar seorang pengelola kawasan wisata Pantai Lumpue.
Geliat kunjungan wisatawan turut menghidupkan ekonomi warga sekitar. Pedagang makanan dan minuman, penyewa gazebo, hingga jasa pendukung lainnya menggantungkan sebagian penghasilan dari ramainya pantai. Pengelola berharap pembenahan ini dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus menambah pemasukan masyarakat setempat.
Pengelola juga mengimbau pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pantai. Pengunjung diminta tidak membuang sampah sembarangan serta mengutamakan keselamatan saat bermain air, mengingat kondisi pantai dapat berubah sewaktu-waktu.
Pantai Lumpue selama ini dikenal tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang publik yang lekat dengan keseharian warga Parepare. Banyak keluarga menjadikan pantai ini sebagai tujuan akhir pekan, sementara anak muda kerap memanfaatkannya untuk menikmati suasana senja. Keberadaan kawasan wisata ini turut memperkuat identitas Parepare sebagai kota pesisir di tepi Selat Makassar.
Pemerintah daerah sebelumnya juga mendorong pengembangan kawasan Lumpue sebagai bagian dari destinasi wisata berbasis masyarakat. Konsep ini menekankan keterlibatan warga setempat dalam pengelolaan, mulai dari penyediaan kuliner khas, jasa wisata, hingga penjagaan kebersihan. Dengan begitu, manfaat ekonomi dari pariwisata diharapkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Meski demikian, pengelola menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah, seperti penataan akses jalan menuju lokasi, ketersediaan area parkir yang memadai, serta pengelolaan sampah saat kunjungan melonjak. Pembenahan menjelang libur sekolah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penataan yang lebih menyeluruh, agar Pantai Lumpue tetap nyaman dikunjungi sepanjang tahun.
Pengelola juga berencana menambah ragam aktivitas agar kunjungan tidak hanya bertumpu pada wisata pantai semata. Pertunjukan seni lokal, bazar kuliner khas Parepare, hingga area bermain anak dipertimbangkan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi keluarga. Variasi atraksi semacam ini diyakini dapat memperpanjang waktu kunjungan sekaligus mendorong wisatawan untuk datang kembali.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pantai Lumpue diharapkan kembali menjadi magnet wisata Parepare pada masa libur sekolah. Penataan yang berkelanjutan dinilai penting agar destinasi ini tetap menarik dan mampu menopang sektor pariwisata serta ekonomi lokal di kota tepi Selat Makassar.