MAJENE - Menyerap aspirasi sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu upaya Polres Majene dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui program Jumat Keliling, Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar, S.H., bersama Kabag Ops Polres Majene AKP Suryanto, turun langsung menemui warga untuk mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Salam, Lingkungan Leppe, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Jumat (16/10/2026). Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta membuka ruang dialog antara kepolisian dan jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh warga.
Ia secara khusus mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama dalam pergaulan sehari-hari, guna menghindarkan generasi muda dari pergaulan bebas dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Wakapolres juga mengimbau masyarakat agar bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas untuk memberikan pembinaan dan mengingatkan para remaja agar tidak mengonsumsi minuman keras. Pasalnya, kebiasaan tersebut berpotensi memicu tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.
Selain persoalan kamtibmas, Kompol Muh. Akhir Anwar turut mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan di tengah musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan dan permukiman warga.
Ia juga menganjurkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengingat kondisi udara di wilayah Majene saat ini dinilai kurang baik.
Dalam sesi dialog, warga Lingkungan Leppe menyampaikan sejumlah keluhan terkait situasi keamanan di wilayah mereka. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah maraknya pencurian tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan ternak jenis ayam yang disebut terjadi selama sebulan terakhir.
Keluhan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan itu. Warga berharap adanya perhatian dan langkah penanganan dari pihak kepolisian agar aksi pencurian tidak terus berulang serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakapolres Majene menerima dan menampung keluhan warga serta menyatakan akan menindaklanjutinya. Penyampaian aspirasi secara langsung ini diharapkan dapat membantu kepolisian memperoleh informasi mengenai persoalan keamanan yang dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
Melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid Nurul Salam, Lingkungan Leppe, Polres Majene menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, tidak hanya melalui imbauan kamtibmas, tetapi juga dengan mendengarkan keluhan dan kebutuhan warga secara langsung.
Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, orang tua, dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan semakin kuat, terutama dalam mencegah pencurian, mengawasi pergaulan remaja, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang berkelanjutan, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat ditangani secara tepat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Lingkungan Leppe, Kecamatan Banggae Timur, tetap aman dan kondusif. (*)
