PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare bersama petani dan sejumlah stakeholder membahas persiapan musim tanam 2026/2027 melalui Tudang Sipulung atau Tudang Laongruma di Rumah Kembar, Jalan Jenderal Muhammad Yusuf, Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare itu menjadi forum musyawarah antara pemerintah, kelompok tani, penyuluh dan pihak terkait untuk menyatukan persepsi serta membahas kebutuhan dan persoalan sektor pertanian menjelang musim tanam.
Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H., hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan stakeholder lainnya. Turut hadir Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si., mewakili Kapolres Parepare, perwakilan Dandim 1405/Parepare, perwakilan Kajari dan Ketua PN Parepare, Kepala BPS Parepare Dian Ernawati, S.ST., M.AP., pimpinan Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Sulselbar, BRMP Umbi Parepare, staf ahli, kepala OPD, Direktur RSUD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, camat, lurah dan penyuluh pertanian.
Musim Tanam Jadi Fokus Tudang Sipulung
Melalui Tudang Sipulung, Pemkot Parepare mendorong komunikasi langsung dengan petani agar kebutuhan dan persoalan di lapangan dapat dibahas bersama sebelum memasuki musim tanam 2026/2027.
Forum tersebut juga menjadi ruang koordinasi lintas sektor karena persiapan pertanian melibatkan pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, unsur keamanan, lembaga keuangan, Bulog, serta stakeholder lainnya.
Tradisi Tudang Sipulung sendiri telah menjadi bagian dari agenda petani Parepare menjelang musim tanam. Pada pelaksanaan 2025, forum serupa juga digelar di Rumah Kembar Watang Bacukiki untuk membahas musim tanam 2025/2026.
Santunan JKM Rp42 Juta Diserahkan
Selain pembahasan musim tanam, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bentuk dukungan kepada masyarakat.
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta kepada Hasnawati, ahli waris almarhum Abdul Rahman, anggota Poktan Cemara, Kelurahan Lemoe.
Pemkot Parepare juga menyerahkan kartu aktif kepada Farman Tapa, Ketua Poktan Masagenae, serta bantuan atensi kebutuhan dasar bagi lanjut usia kepada Lagimpe dan Saya Bundung.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari dukungan perlindungan sosial yang turut hadir dalam forum yang membahas persiapan sektor pertanian.
Polres Parepare Siap Dampingi Petani
Mewakili Kapolres Parepare, Wakapolres Kompol Saharuddin menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Tudang Sipulung sebagai kearifan lokal yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan forum musyawarah yang sangat penting untuk menyatukan persepsi antara pemerintah, petani, dan seluruh stakeholder dalam menghadapi musim tanam 2026/2027,” ujarnya.
Menurutnya, Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus bersinergi dengan penyuluh pertanian dan unsur terkait dalam mendampingi petani di lapangan.
“Kami akan mengawal mulai dari proses tanam hingga panen agar berjalan aman dan lancar,” katanya.
Saharuddin juga mengapresiasi pemberian perlindungan jaminan sosial kepada petani melalui BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, program tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap perlindungan dan kesejahteraan petani.
Melalui Tudang Sipulung, Pemkot Parepare berharap musim tanam 2026/2027 dapat berjalan lancar, produktivitas pertanian meningkat, serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di Kota Parepare. (*)
