PINRANG – Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos turun langsung meninjau penanganan kekeringan yang melanda sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Pinrang, Kamis (23/7/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan petani tetap mendapatkan dukungan pemerintah dalam menghadapi berkurangnya pasokan air akibat musim kemarau.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik terdampak, yakni Kelurahan Tadokkong, Kecamatan Lembang, Desa Buttusawe, Kecamatan Duampanua, serta Desa Salipolo, Kecamatan Cempa.
Pastikan Penanganan Berjalan di Lapangan
Di setiap lokasi, Bupati Irwan berdialog dengan para petani yang selama beberapa waktu terakhir menghadapi penurunan pasokan air akibat menyusutnya debit Bendungan Benteng, sumber utama irigasi teknis bagi sebagian besar lahan pertanian di Kabupaten Pinrang.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terpenuhi dan petani terhindar dari ancaman gagal panen.
"Kita akan terus berupaya semaksimal mungkin agar lahan pertanian masyarakat tetap mendapatkan suplai air. Yang kita jaga bukan hanya tanamannya, tetapi juga keberlangsungan ekonomi para petani dan ketahanan pangan daerah," ujar Bupati Irwan.
Menurut Bupati Irwan, pompanisasi masih menjadi langkah utama yang terus diperkuat untuk mengatasi dampak kekeringan. Selain itu, berbagai alternatif penanganan juga terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar distribusi air dapat menjangkau lahan-lahan yang terdampak.
Ia juga menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk terus berada di lapangan, memantau perkembangan situasi, serta bergerak cepat apabila ditemukan wilayah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Selain upaya teknis, Bupati Irwan mengajak para petani menjaga semangat kebersamaan dalam memanfaatkan air irigasi yang tersedia. Menurutnya, distribusi air yang dilakukan secara adil akan membantu seluruh petani melewati musim kemarau tanpa memicu konflik.
"Saya berharap seluruh petani dapat membagi air dengan bijaksana sehingga semua lahan tetap memperoleh giliran pengairan. Kebersamaan adalah modal utama kita menghadapi kondisi seperti ini," pesannya.
Kehadiran Bupati Irwan di tengah para petani mendapat sambutan positif. Para petani mengaku lebih optimistis karena pemerintah hadir langsung di lapangan untuk mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
Melalui berbagai langkah penanganan yang terus dilakukan, Pemkab Pinrang berharap produktivitas pertanian tetap terjaga, petani terhindar dari gagal panen, serta ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan. (***)
