Jakarta --- Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memperkuat komitmen pengembangan sektor transportasi daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Kamis (3/9/2026), di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub, Jakarta.

Penandatanganan PKS ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sektor transportasi darat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Kegiatan ini dihadiri jajaran Kemenhub PTDI-STTD, dan Pemda Luwu Utara, dalam hal ini Bupati Andi Abdullah Rahim yang turut didampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan, Andi Kasmawati.

Sinergi bersama ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah, khusus bagi aparatur dan tenaga profesional di bidang transportasi darat. PKS ini ditandatangani secara langsung oleh Direktur PTDI-STTD dan Bupati Luwu Utara, sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi vokasi bidang transportasi dan pemerintan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan kompetensi di Bidang Transportasi Darat, sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui kerja sama ini, PTDI-STTD dan Pemda Lutra berkomitmen untuk meningkatkan kolaborasi di Bidang Pendidikan, Pelatihan, Pengembangan Kompetensi, dan Pemanfaatan Sumber Daya dan Keahlian dalam rangka untuk mendukung peningkatan pelayanan transportasi di Luwu Utara.

Bupati Andi Abdullah Rahim mengatakan bahwa kerja sama dengan PTDI-STTD ini adalah langkah penting bagi Pemda Luwu Utara dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur dan tenaga profesional yang bergerak di bidang transportasi.

“Kerja sama ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan transportasi kepada masyarakat,” ucap Bupati Andi Abdullah Rahim seraya berharap agar sinergi dan kolaborasi dengan PTDI-STTD ini bisa memberikan manfaat yang nyata terhadap pembangunan dan pegembangan sektor transportasi di Kabupaten Luwu Utara.

Sementara pihak PTDI-STTD menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka menciptakan ekosistem transortasi yang aman, tertib, efisien, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pengembanganan inovasi, peningkatan SDM, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang transportasi. (LHr)