Luwu Utara --- Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tingkat Kabupaten Luwu Utara tahun ini menyajikan pemandangan yang istimewa dan penuh makna.
Ya, ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian, di mana tiga bandara perintis di Luwu Utara, masing-masing pihak Bandara Andi Djemma Masamba, Bandara Seko, dan Bandara Rampi, turut hadir berbaris bersama jajaran Pemda Luwu Utara dalam upacara Harhubnas kali ini.
Kehadiran pengelola dan insan perhubungan dari ketiga bandara ini bukan sekadar meramaikan acara, tetapi juga menjadi simbol kuat atas komitmen dan kepedulian bersama dalam memajukan sektor transportasi, khususnya transportasi udara.
Terlebih, momentum ini sangat selaras dengan tema Harhubnas tahun ini yang menggarisbawahi tekad pemerintah untuk menghubungkan Nusantara hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil).
Bagi Kabupaten Luwu Utara, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan realitas harian yang hidup. Dua di antara bandara tersebut, yakni Bandara Seko dan Bandara Rampi, berada tepat di jantung wilayah 3T.
Selama ini, kedua bandara perintis tersebut menjadi “urat nadi” kehidupan warga setempat, serta menjadi jaminan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Kehadiran Bandara Andi Djemma, Seko, dan Rampi dalam upacara Harhubnas ke-55 mengirimkan pesan optimisme yang kuat. Bahwa sejauh apa pun wilayahnya, sekecil apa pun bandaranya, semangat melayani sesama anak bangsa tetap membentang luas tanpa batas.
Sinergi antara Pemda Luwu Utara dan insan perhubungan udara ini menjadi bukti sahih bahwa pembangunan transportasi di wilayah perintis tidak pernah berjalan sendiri. (LHr)
