PINRANG  –-- Tim Mappinra Math dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang berhasil melaju ke babak semifinal Teacher Tech Championship (TTC) 2026 atau Bakti BCA Teacher Tech Championship Inovasi dari Timur. Capaian tersebut diketahui pada Selasa, (1/9/2026), setelah tim matematika MAN Pinrang berhasil melewati babak penyisihan yang diikuti ratusan tim dari berbagai wilayah di Sulawesi.

Tim yang beranggotakan Muhammad Zakkir dan Iim Sugianto itu berhasil masuk dalam jajaran 12 tim terbaik TTC 2026. Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi MAN Pinrang sekaligus menunjukkan upaya guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi, STEM, dan inovasi pendidikan.

Babak penyisihan TTC 2026 dilaksanakan secara daring dan diikuti 241 tim dari enam provinsi di Sulawesi. Peserta terdiri dari 107 tim asal Sulawesi Selatan, 35 tim Sulawesi Tenggara, 29 tim Sulawesi Utara, 27 tim Gorontalo, 25 tim Sulawesi Barat, dan 18 tim Sulawesi Tengah.

TTC 2026 menjadi wadah bagi guru SMA/MA untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional, koding dasar, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran. Kompetisi ini juga mendorong peserta menghasilkan inovasi alat bantu pembelajaran berbasis STEM yang dapat menciptakan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Muhammad Zakkir mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka timnya dapat melaju hingga 12 besar. Menurutnya, persaingan dalam kompetisi tersebut cukup ketat karena mempertemukan ratusan tim dari berbagai daerah.

“Dengan jumlah peserta yang cukup banyak dari Sulawesi, kami tidak menyangka bisa berada di tahap ini karena seleksinya sangat ketat. Akhirnya kami bisa berada di 12 besar. Senang sekali bisa membawa nama madrasah sampai babak semifinal dan semoga bisa melaju ke babak final,” ungkapnya.

Ia berharap Tim Mappinra Math dapat memberikan hasil terbaik pada babak semifinal. Selain mengejar prestasi, dirinya berharap pengalaman dalam TTC dapat melahirkan inovasi digital yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan memotivasi para pendidik untuk terus berinovasi.

Senada, Iim Sugianto mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil menjadi bagian dari 12 tim yang melaju ke semifinal. Ia menyebut capaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus tantangan baru bagi tim.

“Tidak menyangka dan bersyukur karena diberikan kesempatan menjadi salah satu dari 12 tim yang melaju ke babak semifinal. Namun kami sadari bahwa tantangan ke depannya akan lebih berat,” ujarnya.

Menurut Iim, keikutsertaan dalam TTC 2026 tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan wawasan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis STEM yang nantinya dapat diterapkan dalam proses belajar di kelas.

Babak semifinal TTC 2026 dijadwalkan berlangsung secara luring di Makassar pada 19 September 2026. Tim Mappinra Math MAN Pinrang kini mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan tersebut dengan membawa semangat memberikan penampilan terbaik.

Plt. Kepala MAN Pinrang H. Suharto turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Muhammad Zakkir dan Iim Sugianto menembus babak semifinal. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi guru dan seluruh warga madrasah untuk terus mengembangkan inovasi dalam pembelajaran.

Ia berharap keikutsertaan dalam TTC 2026 tidak berhenti pada pencapaian kompetisi, tetapi dapat menghasilkan gagasan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi murid dan perkembangan pendidikan di MAN Pinrang. (*)