PAREPARE — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, meminta 18 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja nyata dan terukur bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Tasming dalam pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Parepare, Selasa (13/10/2026).
Tasming menegaskan, jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi dalam struktur birokrasi. Jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, kemampuan memimpin, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta tanggung jawab terhadap kepentingan publik.
“Sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, saudara-saudara dituntut memiliki kompetensi, integritas, kemampuan memimpin, serta ketegasan dalam mengambil keputusan,” tegas Tasming.
Menurutnya, keberhasilan seorang pimpinan perangkat daerah tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan atau tersusunnya laporan administrasi. Capaian harus terlihat dari target kinerja, efektivitas program, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Tasming Tekankan Tiga Hal dalam Kepemimpinan
Tasming meminta para pejabat yang baru dilantik segera membangun tim kerja yang solid, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan menghilangkan ego sektoral yang dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan.
Ia juga mengingatkan pentingnya keteladanan, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan dalam menjalankan kepemimpinan.
Setiap perangkat daerah, kata Tasming, harus memiliki program dengan target yang jelas, pelaksanaan tepat waktu, serta evaluasi secara berkala. Penggunaan anggaran juga harus dilakukan secara efektif dan bertanggung jawab.
Para pejabat didorong menghadirkan inovasi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Tasming menegaskan bahwa pelaksanaan program pemerintah tidak boleh berhenti pada penyerapan anggaran dan penyelesaian administrasi. Setiap program harus menghasilkan capaian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Konsolidasi dan Target Kinerja Jadi Perhatian
Selain itu, para pejabat diminta segera melakukan konsolidasi internal dan mengidentifikasi persoalan prioritas pada masing-masing perangkat daerah.
Langkah tersebut diperlukan agar jajaran pemerintahan bekerja secara terarah, memiliki target yang jelas, dan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
“Keberhasilan saudara tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan atau tersusunnya laporan, tetapi dari tercapainya target kinerja dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Tasming juga mengingatkan agar kewenangan yang melekat pada jabatan tidak disalahgunakan. Seluruh kewenangan harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat melalui pelayanan pemerintahan yang transparan, responsif, dan akuntabel.
Ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Parepare membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Menurut Tasming, sumpah dan janji jabatan bukan sekadar bagian dari prosesi pelantikan, tetapi merupakan komitmen moral yang harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh.
Setiap pejabat diharapkan menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan kepemimpinan yang kuat, kinerja terukur, serta pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 18 pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik dalam kegiatan tersebut. Mereka masing-masing menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Parepare.
Berikut daftar pejabat yang dilantik beserta jabatan barunya:
1. Susianna – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
2. Wildana – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.
3. Zulkarnaen – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako.
4. Andi Ardian Arsyad – Kepala Bappeda.
5. Rustan Asta – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
6. Abdul Waris – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
7. Dede Harisrustaman – Kepala Satpol PP.
8. Ulfah Lanto – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
9. Andi Wisnah – Kepala Dinas Tenaga Kerja.
10. Budi Rusdi – Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan.
11. Iskandar Nusu – Kepala Dinas Perpustakaan.
12. Ahmad Masdar – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
13. Noldy Rangkuan – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
14. Hj. St. Rahmah – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
15. Suriani – Kepala Dinas Perhubungan.
16. Fitriani Djamain – Staf Ahli Bidang Ekonomi.
17. Julius Upa – Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
18. Muh. Idris – Kepala Dinas Kesehatan.
Tasming menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia berharap amanah baru tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Parepare. (***)
