PAREPARE – Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengingatkan masyarakat agar lebih cermat mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur investasi bodong maupun pinjaman online (pinjol) ilegal. Menurutnya, meningkatnya literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penipuan dan penyalahgunaan layanan keuangan di era digital.

Pesan tersebut disampaikan Tasming saat menghadiri kegiatan Edukasi Keuangan kepada Masyarakat yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Bank Mandiri serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (6/8/2026).

Literasi Keuangan Masih Menjadi Tantangan

Dalam sambutannya, Tasming mengapresiasi kolaborasi OJK, Bank Mandiri, dan TPAKD yang menghadirkan edukasi keuangan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan kini menjadi kebutuhan yang harus dimiliki setiap masyarakat, termasuk memahami penggunaan layanan keuangan yang legal dan mengenali berbagai modus penipuan di sektor keuangan.

Tasming mengungkapkan masih terdapat masyarakat yang mengalami kendala menerima bantuan sosial karena rekeningnya terindikasi berkaitan dengan pinjaman online. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.

Ia juga menyoroti tingkat literasi keuangan di Sulawesi Selatan yang masih berada di angka 66,54 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 80,21 persen.

"Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat edukasi keuangan kepada masyarakat. Karena itu, kegiatan OJK bersama Bank Mandiri ini sangat penting agar masyarakat semakin memahami tata kelola keuangan yang baik," kata Tasming.

Pemerintah Kota Parepare, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program OJK dan TPAKD dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan. Ia meyakini masyarakat yang memiliki pemahaman keuangan yang baik akan lebih mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Mengakhiri sambutannya, Tasming mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan keuangan.

"Saya berharap seluruh peserta benar-benar menyimak materi dari para pemateri sehingga semakin paham mengelola keuangan secara bijak. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kita dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka, Ketua I TP PKK Kota Parepare Tanty Mariani Nasrah, Asisten Direktur Divisi Bank Mandiri Musadi Nuralin, jajaran OJK, TPAKD, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat.