PAREPARE – Komisi Pemilihan Umum Kota Parepare kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Mustaqim Parepare, Jumat (7/8/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen menanamkan pemahaman demokrasi dan kesadaran menggunakan hak pilih sejak usia dini.
📌 FAKTA CEPAT SOSIALISASI DEMOKRASI DI MTs AL-MUSTAQIM
• Waktu: Jumat, 7 Agustus 2026
• Penyelenggara: KPU Kota Parepare
• Narasumber: Ahmad Perdana Putra, Ketua Divisi Sosialisasi KPU Parepare
• Sasaran: Seluruh siswa kelas IX MTs Al-Mustaqim
• Materi inti: Demokrasi, Pemilu, Prinsip Luber-Jurdil
• Penyelarasan: Seluruh tahapan Pemilu → Pemilihan Ketua OSIM
• Prinsip: Satu orang, satu suara, satu nilai yang sama
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Parepare, Ahmad Perdana Putra, hadir langsung sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia jelaskan pengertian demokrasi, tantangan yang dihadapi, sejarah Pemilu, serta peran penyelenggara dalam menjamin pesta demokrasi yang jujur dan adil.
Pemahaman tidak hanya berhenti pada teori. Ahmad menyelaraskan seluruh prinsip penyelenggaraan Pemilu dengan tata cara pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Tujuannya agar siswa memperoleh gambaran nyata: demokrasi bukan hal jauh yang hanya dilakukan orang dewasa, melainkan sudah bisa dipraktikkan di lingkungan sekolah mereka sendiri.
Ia tegaskan pemilihan Ketua OSIM pun harus mencerminkan prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber-Jurdil). Setiap siswa memiliki hak satu suara yang nilainya sama — tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Seluruh Tahapan Diselaraskan Agar Dipahami Secara Menyeluruh
Agar pemahaman semakin utuh, KPU Parepare memaparkan keseluruhan alur penyelenggaraan Pemilu dan menyamakan urutannya dengan pemilihan OSIM: mulai dari pendataan pemilih, penetapan calon, persiapan logistik, masa kampanye, hingga pemungutan suara, penghitungan, dan rekapitulasi hasil.
Dengan cara ini, panitia penyelenggara pemilihan OSIM diharapkan mampu menyelenggarakan acara tersebut dengan tertib, jujur, dan bertanggung jawab — sebagaimana standar Pemilu sesungguhnya.
Ahmad Perdana Putra menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional yang harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab.
“Pendidikan pemilih sejak dini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi yang sadar akan pentingnya menyalurkan hak pilih, dimulai dari lingkup terdekat seperti pemilihan Ketua OSIM hingga Pemilu resmi mendatang,” pungkasnya.
KPU Kota Parepare berharap para pelajar tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menjadi agen demokrasi yang menularkan pemahaman tersebut kepada teman-teman dan keluarga di rumah.
(Sumber: Rilis KPU Kota Parepare)
