MAJENE — Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat terus diperkuat Satlantas Polres Majene. Salah satunya melalui koordinasi lintas sektor untuk mematangkan rencana pembentukan Kampung Tertib Berlalu Lintas di wilayah Kabupaten Majene.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Majene, Ipda Mandasari, bersama sejumlah personel Satlantas, menggelar rapat bersama stakeholder terkait di Kantor PUPR Kabupaten Majene, Kamis (24/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari tahapan awal untuk menyatukan langkah dan menyusun perencanaan program Kampung Tertib Berlalu Lintas agar pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah serta melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Dalam rapat itu, koordinasi diarahkan pada berbagai aspek yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program, termasuk kesiapan lingkungan, dukungan sarana dan prasarana serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan kawasan yang tertib dan aman berlalu lintas.

Ipda Mandasari menyampaikan bahwa Kampung Tertib Berlalu Lintas tidak hanya berorientasi pada keberadaan rambu maupun fasilitas pendukung, tetapi juga bagaimana kesadaran masyarakat tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Program ini diharapkan dapat menjadi langkah bersama untuk membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas. Karena keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui koordinasi tersebut, Satlantas Polres Majene berharap perencanaan Kampung Tertib Berlalu Lintas dapat segera diwujudkan secara optimal. Kehadiran program ini diharapkan menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Kabupaten Majene. (*)