MAJENE – Komitmen Polres Majene dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan terus diwujudkan melalui pengawasan aktivitas transportasi laut. Kali ini, Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Majene melaksanakan pengamanan kegiatan bongkar muat penumpang KM Sabuk Nusantara 93 Perintis yang tiba di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (22/10/2026).

Kapal yang bertolak dari Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, tersebut menjadi salah satu transportasi laut yang menghubungkan masyarakat antardaerah. Kehadiran personel Sat Polair di pelabuhan bertujuan memastikan seluruh rangkaian aktivitas penumpang berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Polair Polres Majene bersinergi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang, proses naik turun kapal, serta barang bawaan yang dibawa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan di pelabuhan berlangsung.

Pengamanan serupa secara rutin dilaksanakan setiap kali kapal penumpang melakukan aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan maupun dermaga di wilayah Kabupaten Majene. Upaya tersebut menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut.

Kasat Polair Polres Majene, IPTU Armin, mengatakan bahwa pengamanan ini tidak hanya berfokus pada ketertiban aktivitas pelabuhan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut.

Menurutnya, pengawasan secara langsung diperlukan untuk memastikan proses keberangkatan maupun kedatangan kapal berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat perjalanan masyarakat.

“Melalui kegiatan pengamanan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan transportasi laut. Kami juga mengimbau seluruh penumpang agar tetap tertib, menjaga barang bawaan masing-masing, serta mengikuti arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun di atas kapal,” ujar IPTU Armin.

Berdasarkan data penumpang KM Sabuk Nusantara 93 yang akan diberangkatkan, tercatat sebanyak 181 orang, dengan rincian 154 penumpang dewasa, 22 anak-anak, dan 5 bayi.

Jumlah penumpang tersebut menjadi perhatian personel dalam pelaksanaan pengawasan agar seluruh rangkaian aktivitas pelayaran dapat berlangsung tertib dan lancar, dengan tetap memperhatikan keamanan serta kenyamanan penumpang dari berbagai kelompok usia.

Melalui pengamanan yang berkelanjutan, Sat Polair Polres Majene menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan mendukung kelancaran transportasi laut.

Langkah ini sekaligus menjadi implementasi semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, demi mewujudkan situasi kamtibmas di kawasan pelabuhan dan perairan Kabupaten Majene yang aman, tertib, dan kondusif.