MAJENE - Upaya mengantisipasi penyalahgunaan serta memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berjalan sesuai ketentuan terus dilakukan jajaran Polsek Malunda Polres Majene. Minggu malam (13/9/2026), personel Polsek Malunda turun langsung memantau proses penyaluran BBM jenis Pertalite di SPBU Malunda.
Pemantauan tersebut dilakukan menyusul kembali tersedianya pasokan Pertalite di SPBU Malunda. Sebelumnya, SPBU tersebut mendapat sanksi pembinaan berupa penghentian sementara penyaluran Pertalite dari PT Pertamina Patra Niaga untuk periode 6 hingga 12 September 2026.
Setelah masa penghentian sementara berakhir, SPBU Malunda kembali menerima pasokan Pertalite sebanyak 8.000 liter. Kehadiran personel kepolisian di lokasi dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berlangsung tertib sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain melakukan pengamanan, personel Polsek Malunda turut mengatur antrean kendaraan agar tidak terjadi penumpukan maupun gangguan terhadap arus lalu lintas di sekitar SPBU. Petugas juga mengawasi proses pengisian guna memastikan BBM disalurkan kepada masyarakat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan imbauan kepada operator SPBU agar tetap menerapkan ketentuan pembelian BBM, termasuk penggunaan barcode bagi kendaraan roda empat (R4). Operator juga diingatkan untuk tidak melayani pembelian Pertalite menggunakan jerigen yang berpotensi disalahgunakan.
Kapolsek Malunda IPTU Antonius B. mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan tertib, tepat sasaran, dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami hadir untuk memastikan proses penyaluran Pertalite berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami juga mengimbau kepada operator agar tetap disiplin menerapkan barcode untuk kendaraan roda empat dan tidak melayani pengisian menggunakan jerigen,” ujar IPTU Antonius B.
Menurutnya, pengaturan antrean juga menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas di sekitar SPBU, terlebih setelah kembali tersedianya pasokan Pertalite yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, penyaluran BBM dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang memang berhak mendapatkannya,” pungkasnya. (*)
