PAREPARE – Polres Parepare memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) selama musim kemarau melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Vicon Polres Parepare, Rabu (5/8/2026).
Rapat dipimpin Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BPBD, Kodim 1405/Parepare, organisasi perangkat daerah, pejabat utama Polres Parepare, para kapolsek, serta camat se-Kota Parepare.
Perkuat Kesiapsiagaan Musim Kemarau
Rapat koordinasi difokuskan pada penyelarasan langkah mitigasi, pemetaan wilayah rawan kekeringan dan karhutla, kesiapan personel serta peralatan, hingga penguatan patroli terpadu dan deteksi dini selama musim kemarau.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengatakan seluruh instansi perlu meningkatkan kewaspadaan mengingat sejumlah kebakaran telah terjadi di beberapa wilayah Kota Parepare dalam beberapa pekan terakhir.
"Koordinasi, pertukaran informasi, serta kesiapan personel dan peralatan harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan respons yang cepat dan tepat," ujarnya.
Kapolres juga meminta seluruh instansi segera merespons laporan masyarakat terkait kesulitan memperoleh air bersih. Menurutnya, penanganan kekeringan maupun karhutla memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui langkah pencegahan, patroli terpadu, dan edukasi kepada masyarakat.
Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah instansi terkait mengenai strategi penanganan kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan. Melalui koordinasi tersebut, Polres Parepare berharap upaya pencegahan dan penanganan bencana selama musim kemarau dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu. (***)
