MAJENE – Upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan terhindar dari perilaku negatif terus dilakukan Polri melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Kali ini, Kapolsek Malunda Polres Majene, IPTU Antonius B., menyambangi SMA Negeri 1 Malunda dalam program Polisi Go to School, Senin (19/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, IPTU Antonius B. bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera sekaligus memanfaatkan momentum untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh siswa dan siswi. Ia mengajak para pelajar menjadikan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu perhatian yang disampaikan Kapolsek Malunda adalah pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar. Ia mengingatkan siswa agar selalu menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, memastikan kendaraan dilengkapi sesuai ketentuan, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu, IPTU Antonius B. mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan, merugikan orang lain, bahkan berdampak pada masa depan mereka sendiri.
“Adik-adik harus mampu menjaga diri dan mengendalikan pergaulan. Jangan mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada pelanggaran hukum, apalagi sampai terlibat tawuran. Masa depan kalian masih panjang dan harus dijaga dengan perilaku yang positif,” pesannya.
Kapolsek juga memberikan penekanan khusus mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, obat-obatan terlarang, minuman keras, serta tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, perilaku tersebut bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan dan perkembangan pribadi, tetapi juga dapat merusak hubungan sosial serta menghambat pencapaian cita-cita.
Ia berharap seluruh siswa mampu memilih lingkungan pertemanan yang sehat, saling menghormati, dan mendukung satu sama lain dalam kegiatan belajar. Sekolah, lanjutnya, harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi setiap pelajar untuk menimba ilmu tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun kekerasan.
Tak kalah penting, IPTU Antonius B. turut mengingatkan para siswa agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial. Ia menjelaskan bahwa berita bohong atau hoaks dapat memicu kesalahpahaman, menimbulkan keresahan, hingga merugikan pihak lain apabila disebarkan tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
Para pelajar pun diimbau untuk membiasakan diri memeriksa sumber informasi, tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Melalui program Polisi Go to School ini, Polsek Malunda berharap terjalin hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dan kalangan pelajar. Kehadiran polisi di sekolah tidak hanya bertujuan memberikan imbauan keamanan, tetapi juga menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para pelajar diharapkan dapat menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, menjaga ketertiban, serta menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerahnya. (*)
