MAJENE — Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan patroli dan pengamanan, tetapi juga dengan membangun kedekatan serta memberikan edukasi kepada generasi muda. Semangat tersebut ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Sendana Polres Majene Briptu Faidil Iman Suhriadi saat melaksanakan patroli sambang ke Pondok Pesantren Darul Hikma Poniang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan para santri dan pihak pondok pesantren.

Dalam kesempatan itu, Briptu Faidil menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri. Suasana berlangsung akrab ketika Bhabinkamtibmas berbincang langsung dengan para santri, sembari memberikan motivasi agar mereka terus fokus menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter serta memiliki masa depan yang baik.

Tak hanya memberikan motivasi, Briptu Faidil juga mengingatkan para santri agar tidak mudah terpengaruh lingkungan yang dapat merusak masa depan. Sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari bahaya pergaulan bebas, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba hingga tindakan bullying yang dapat berdampak buruk terhadap korban maupun pelaku.

“Jadilah generasi yang mampu menjaga diri, menghormati sesama dan tidak mudah terbawa pengaruh negatif. Gunakan masa muda untuk belajar, berprestasi dan melakukan hal-hal yang positif,” pesan Briptu Faidil kepada para santri.

Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu, S.H. mengatakan, kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk terus hadir dan membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pondok pesantren.

“Momentum Hari Santri Nasional menjadi kesempatan bagi kami untuk semakin mendekatkan diri dengan para santri. Kami ingin memberikan motivasi sekaligus edukasi agar mereka mampu menjauhi narkoba, pergaulan bebas, kenakalan remaja dan bullying,” ujar IPTU Bafruddin.

Ia menambahkan, pihaknya berharap komunikasi yang terjalin antara polisi, pengasuh pesantren dan para santri dapat menjadi langkah bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif.

“Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin selalu hadir bersama masyarakat, mendengar, berdialog dan memberikan edukasi sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sendana kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun ketahanan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak dan mampu menjadi bagian dari terciptanya keamanan serta ketertiban di wilayah Kecamatan Sendana. (*)