MAJENE – Momentum peringatan Hari Santri Nasional menjadi kesempatan bagi jajaran Polsek Banggae, Polres Majene, untuk semakin mendekatkan diri dengan kalangan pesantren sekaligus menanamkan nilai-nilai keamanan, ketertiban, dan perilaku positif kepada generasi muda.
Hal tersebut diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, BRIGPOL Muh. Nirwan N, melalui patroli sambang ke Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an, Madrasah Aliyah Multimedia, dan Madrasah Tsanawiyah Darul Imran yang berlokasi di Lingkungan Pangale, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Kamis (22/10/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, BRIGPOL Muh. Nirwan N menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada para santri. Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog santai yang menjadi sarana untuk membangun kedekatan sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar agar semakin bersemangat dalam menuntut ilmu.
Di hadapan para santri, ia mengingatkan pentingnya menjaga fokus pada pendidikan, menghormati guru, menaati aturan pesantren, serta memilih lingkungan pertemanan yang membawa pengaruh positif. Para santri juga diberikan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan perundungan atau bullying yang dapat merusak masa depan dan mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan.
Melalui pendekatan yang humanis, Bhabinkamtibmas berharap para santri tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak mulia, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan saling menghargai.
Kapolsek Banggae, IPTU Hasbi, menyampaikan bahwa kegiatan sambang ke lingkungan pesantren merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan kalangan pesantren. Kami ingin para santri merasa dekat dengan polisi, sekaligus memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif pergaulan, narkoba, kenakalan remaja, dan bullying,” ujar IPTU Hasbi.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak pesantren, orang tua, dan masyarakat agar para santri dapat belajar dengan nyaman serta berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polisi Bersama Masyarakat, bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya melalui patroli, tetapi juga dengan membangun komunikasi, memberikan edukasi, dan menumbuhkan kesadaran sejak dini.
Dengan hadir langsung di tengah lingkungan pendidikan, Polsek Banggae berharap hubungan antara kepolisian dan kalangan pesantren semakin erat sehingga tercipta suasana belajar yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Majene. (*)
