PANGKEP ---  Peran Penyuluh Agama Islam tidak berhenti pada memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Hasrianti Hasanuddin, Penyuluh Agama Islam pada KUA Batulappa, Kabupaten Pinrang, membuktikannya melalui karya ilmiah berbasis nilai-nilai Al-Qur’an hingga meraih Peringkat I kategori Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.

Prestasi tersebut diraih Hasrianti setelah menjadi wakil Provinsi Sulawesi Selatan dalam ajang nasional yang mempertemukan ASN dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menempati peringkat pertama, Hasrianti juga tercatat sebagai Penulis Terbaik I Wanita pada kategori tersebut.

Sebelum berlaga di tingkat nasional, ia terlebih dahulu mengikuti proses seleksi untuk menjadi perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Nilai Al-Qur’an Dituangkan dalam Karya Ilmiah

Kategori KTIQ tidak sekadar menguji kemampuan peserta memahami kandungan Al-Qur’an. Peserta juga dituntut mampu mengeksplorasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan menyampaikannya melalui karya ilmiah yang dikemas secara populer agar mudah dipahami masyarakat.

“Penilaian pada kategori KTIQ berfokus pada kemampuan peserta dalam mengeksplorasi serta menyuarakan kandungan isi Al-Qur’an dalam bentuk karya ilmiah populer,” ungkap Hasrianti saat dikonfirmasi kontributor KUA Batulappa melalui sambungan telepon ketika mengikuti penutupan MTQ KORPRI di Pangkep, Sabtu malam (29 Agustus 2026).

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa ruang kontribusi Penyuluh Agama Islam dapat berkembang melalui berbagai bentuk. Selain memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada masyarakat, penyuluh juga dapat menuangkan gagasan ke dalam karya intelektual yang bersumber dari nilai-nilai keislaman.

Prestasi Hasrianti sekaligus menambah catatan capaian ASN Kementerian Agama Kabupaten Pinrang dalam ajang tingkat nasional.

Kemenag Pinrang Apresiasi Prestasi Hasrianti

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Hasrianti.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Kemenag Pinrang sekaligus turut mengharumkan nama Kabupaten Pinrang dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

“Kami dari Kantor Kemenag Pinrang memberikan apresiasi atas kerja keras, ketekunan, dan dedikasi Hasrianti Hasanuddin dalam mengikuti kompetisi tersebut,” ungkap Muhammad Idris Usman.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Hasrianti atas predikat Penulis Terbaik I Wanita yang diraihnya pada MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.

“Selamat dan sukses kepada Hasrianti Hasanuddin atas prestasinya sebagai Penulis Terbaik I Wanita pada MTQ VIII KORPRI Nasional Tahun 2026. Semoga prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Dari Batulappa Membawa Nama Pinrang

Keberhasilan Hasrianti diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi dorongan bagi para Penyuluh Agama Islam lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas ruang pengabdian.

Karya ilmiah berbasis Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat diterjemahkan menjadi gagasan yang relevan dengan kehidupan masyarakat.

Karena itu, capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi penyuluh untuk mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan, serta menghasilkan karya yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari KUA Batulappa, Hasrianti membawa nama Kabupaten Pinrang dan Sulawesi Selatan ke panggung nasional. Prestasinya menunjukkan bahwa tugas penyuluhan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kapasitas intelektual.

Pada akhirnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang sebuah gelar juara. Lebih dari itu, capaian Hasrianti memperlihatkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat dihidupkan melalui gagasan, tulisan, dan karya yang menjangkau masyarakat lebih luas. (*)