Masamba, 2 Oktober 2026 — Kegiatan Orientasi Kepalangmerahan Madya dan Wira Angkatan XVI MTs DDI Masamba resmi dibuka dengan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam bidang kepalangmerahan Kamis (01/10/2026).
Dalam acara pembukaan, Pengawas Madrasah Kabupaten Luwu Utara Hamzah, S.Ag, berkesempatan memberikan sambutan . Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan kepalangmerahan yang menjadi wadah positif bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, dan jiwa kemanusiaan.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi peserta dalam organisasi kepalangmerahan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membantu sesama dan menciptakan lingkungan madrasah yang peduli serta tanggap terhadap berbagai kondisi.
Orientasi Kepalangmerahan Madya dan Wira Angkatan XVI diikuti oleh peserta didik DDI Masamba tingkat MTs dan MA yang memiliki semangat untuk belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang kepalangmerahan. Berbagai materi dan kegiatan akan diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip kepalangmerahan, pertolongan pertama, kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, dan kesiapan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pembukaan Orientasi Kepalangmerahan Madya dan Wira Angkatan XVI berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Seluruh peserta diharapkan mengikuti kegiatan hingga selesai dengan semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Berjiwa kemanusiaan, terampil menolong, dan siap mengabdi untuk sesama.”
(Hasdir Anwar)
