PALOPO — Proses pembongkaran beton dan pasangan batu Jembatan Akhmad Razak di Jalan KH Akhmad Razak, Kota Palopo, terus dipercepat sebagai bagian awal pembangunan jembatan baru.
Pihak kontraktor CV Bangun Bumi Pertiwi menargetkan pembongkaran struktur lama dapat segera dituntaskan sehingga pekerjaan berikutnya, berupa penentuan titik pancang, pemasangan tiang pancang, dan pembangunan abutmen, dapat dilaksanakan.
Wilson Paembonan dari CV Bangun Bumi Pertiwi mengatakan, material untuk tiang penyangga jembatan akan menggunakan beton dengan mutu K300.
“Sesuai spesifikasi yang kita pedomani, bangunan Jembatan Akhmad Razak ini memakai material pabrikasi, untuk struktur tiangnya berbahan beton kualitas tinggi K300,” ujar Wilson saat ditemui, Jumat (16/10/2026).
Tahapan Awal Pembangunan Jembatan
Pekerja di lapangan saat ini masih fokus membongkar beton dan pasangan batu dari konstruksi jembatan lama.
Setelah pembongkaran selesai, rekanan akan menentukan titik pemasangan tiang pancang sebelum dilanjutkan dengan pekerjaan abutmen sebagai bagian dari struktur jembatan baru.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pekerjaan konstruksi utama dilaksanakan. Karena itu, percepatan pembongkaran menjadi salah satu fokus pekerjaan di lapangan.
Proyek pembangunan Jembatan Akhmad Razak sebelumnya direncanakan berlangsung selama 93 hari, terhitung sejak 30 September hingga 31 Desember 2026. Informasi mengenai rencana pembongkaran dan pembangunan jembatan baru tersebut juga telah diberitakan sebelumnya, termasuk penggunaan anggaran sekitar Rp11,84 miliar.
Anggaran dan Target Penyelesaian
Pembangunan Jembatan Akhmad Razak menyerap anggaran sebesar Rp11.847.073.990 yang bersumber dari APBD Palopo 2026 dan BKP Sulsel.
Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut didampingi konsultan pengawas CV Nailah Multicon.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan infrastruktur dan konektivitas masyarakat Kota Palopo. Rekanan kini berupaya menyelesaikan tahapan pembongkaran agar pekerjaan struktur jembatan baru dapat segera berjalan sesuai jadwal. (MDT)
