SIDRAP — Produktivitas sawah di Desa Bola Bulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi perhatian Bupati Syaharuddin Alrif saat turun langsung mendampingi panen padi di Kannung, lokasi Wa’ Tappu, Jumat (4/9/2026).
Di tengah panen tersebut, Syaharuddin melihat potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari produktivitas pertanian yang tinggi. Rata-rata produksi sawah di Desa Bola Bulu disebut mencapai 10 hingga 12 ton gabah per hektare, sementara harga gabah berada pada angka Rp7.700 per kilogram.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung hasil panen petani di Bola Bulu. Produksinya sangat baik. Rata-rata hasil panen di desa ini mencapai 10 sampai 12 ton per hektare,” ujar Syaharuddin.
Produktivitas Jadi Penopang Nilai Ekonomi
Menurut Syaharuddin, kombinasi antara produktivitas tinggi dan harga gabah memberikan gambaran besarnya nilai ekonomi yang dapat dihasilkan dari sektor pertanian Bola Bulu.
Ia menyebut, jika produktivitas 10–12 ton per hektare dapat dipertahankan dengan harga gabah Rp7.700 per kilogram, maka hasil pertanian memberikan nilai ekonomi yang besar bagi petani.
“Kalau produktivitas bisa dipertahankan 10 sampai 12 ton per hektare, kemudian harga gabah Rp7.700 per kilogram, tentu nilai ekonomi yang dihasilkan petani sangat besar,” katanya.
Desa Bola Bulu sendiri memiliki areal persawahan sekitar 903 hektare. Luasan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi pengembangan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Bupati Turut Operasikan Combine Harvester
Saat mendampingi petani, Syaharuddin juga turut mengoperasikan combine harvester untuk memanen padi pada lahan seluas 20 are.
Lahan tersebut menghasilkan 18 karung gabah. Aktivitas panen menggunakan mesin tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung proses produksi pertanian sekaligus hasil yang diperoleh petani.
Bagi pemerintah daerah, produktivitas menjadi salah satu aspek yang terus didorong agar sektor pertanian mampu memberikan hasil yang semakin optimal.
Produktivitas dan Teknologi Terus Diperkuat
Syaharuddin menegaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi, serta dukungan kepada petani.
Panen di Bola Bulu menunjukkan bahwa potensi pertanian tidak hanya terletak pada luas lahan, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan produksi tinggi dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Dengan areal persawahan sekitar 903 hektare dan produktivitas rata-rata 10–12 ton per hektare, Bola Bulu menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian di Kabupaten Sidrap. (*)
