SIDRAP, WartaMadani — Capaian panen rata-rata 8 ton per hektare di Desa Bolabulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi modal untuk meningkatkan intensitas pertanian. Melalui momentum Mappadendang, Senin (5/10/2026), petani didorong menata musim tanam berikutnya dengan target Indeks Pertanaman (IP) 300.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir bersama masyarakat dalam pesta panen tersebut. Ia mendorong petani mempertahankan hasil yang telah dicapai sekaligus meningkatkan frekuensi tanam dalam satu tahun.

Dari sekitar 903 hektare luas persawahan di Bolabulu, seluruh areal sawah disebut berhasil panen dengan rata-rata produksi mencapai 8 ton per hektare. Capaian tersebut dinilai menjadi modal untuk mengoptimalkan lahan melalui pola tanam yang lebih teratur.

Target IP 300 Butuh Keserentakan Tanam

Syaharuddin mengatakan peningkatan frekuensi tanam perlu dibarengi keserentakan musim tanam. Jadwal yang dilakukan bersama dinilai dapat membantu pengelolaan air, pengendalian hama, hingga proses panen.

“Pertanian harus terus kita tingkatkan. Kita ingin hasil yang sudah bagus ini semakin meningkat. Target kita adalah IP 300, sehingga dalam satu tahun petani bisa meningkatkan frekuensi tanam dan produksinya,” ujar Syaharuddin.

Target IP 300 berarti lahan diupayakan dapat ditanami hingga tiga kali dalam setahun. Dorongan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat sektor pertanian.

Mappadendang Jadi Momentum Evaluasi

Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, Mappadendang menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk membicarakan keberlanjutan pertanian.

Syaharuddin juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah perlu bergerak secara bersama-sama. Menurutnya, pertanian, pendidikan, dan infrastruktur memiliki peran dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

“Kalau pertanian bagus, pendidikan maju, dan infrastruktur juga bagus, maka ekonomi masyarakat akan semakin kuat. Semua sektor harus bergerak bersama,” katanya.

Untuk menghadapi musim tanam berikutnya, Syaharuddin menekankan pentingnya kekompakan petani dalam mengikuti jadwal yang telah disepakati.

“Yang paling penting adalah kekompakan. Mari kita tanam bersama-sama, mengikuti jadwal yang sudah disepakati, sehingga hasil pertanian kita semakin meningkat,” tuturnya.

Bupati Syaharuddin hadir didampingi Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Anggota DPRD Dapil IV Kartini Bekka, Kasatpol PP Andi Gusti, Camat Pitu Riase Mukti Ali, serta Kepala Desa Bolabulu. (*)