MAKASSAR – Usia 70 tahun tidak menyurutkan semangat Paini untuk terus mengembangkan usaha kulinernya. Dengan dukungan modal usaha dari Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Paragon, penjual kuliner di Makassar itu kini mampu menambah variasi dagangan sekaligus meningkatkan pendapatan.
Sebelumnya, Paini hanya menjual nasi kuning dan nasi campur. Setelah mendapatkan bantuan modal, ia mulai menambah menu seperti bubur ayam dan ayam geprek.
Diversifikasi menu tersebut ikut mendorong perkembangan usaha. Keuntungan bersih yang sebelumnya berada di bawah Rp100 ribu per hari kini konsisten menembus lebih dari Rp100 ribu.
Peningkatan pendapatan itu tidak hanya menjadi hasil dari pengembangan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan Paini mewujudkan impian berangkat umrah ke Tanah Suci.
Bantuan Modal Buka Peluang Usaha
Paini mengaku bantuan modal yang diterimanya memberikan ruang untuk memperluas pilihan menu dagangan. Ia berharap usaha yang dijalankan terus berkembang sehingga cita-citanya untuk menunaikan ibadah umrah dapat terwujud.
“Alhamdulillah, ada kemajuan. Bantuan modal ini membuat saya bisa menambah menu dagangan. Semoga usaha ini terus berkembang agar impian saya untuk pergi umrah ke Tanah Suci bisa terwujud,” ungkap Paini.
Tidak berhenti pada menu yang sudah tersedia, Paini juga berencana menambah variasi minuman segar, seperti es teh dan es campur.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya meningkatkan pilihan produk sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan dari usaha kuliner yang dijalankannya.
Pemberdayaan UMKM dan Harapan Penerima Manfaat
Fasilitator Program WIZ Muhammad Dwi Aprinandhi mengatakan kisah Paini menunjukkan bahwa dukungan modal dan pendampingan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha sekaligus menjaga harapan mereka.
Menurutnya, program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan WIZ bersama Paragon tidak sebatas memberikan bantuan dana, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang bagi penerima manfaat agar dapat mengembangkan usaha dan mencapai tujuan hidupnya.
“Pemberdayaan ekonomi WIZ dan Paragon bukan sekadar memberi bantuan dana, melainkan membuka jalan bagi penerima manfaat untuk meraih impian hidup mereka,” tuturnya, Senin (19/10/2026).
Kisah Paini menjadi gambaran bahwa semangat berusaha dapat terus tumbuh di tengah keterbatasan usia. Dengan usaha yang dikembangkan secara bertahap, ia kini tidak hanya berupaya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menabung harapan untuk bisa memenuhi impian beribadah ke Tanah Suci. (***)
