Perjalanan karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar soal jabatan dan kedinasan, melainkan tentang jejak pengabdian dan ikatan kekeluargaan yang terajut indah di dalamnya.
Begitulah lembaran kisah yang ingin saya bagikan kepada kita semua mengenai sosok yang kerap saya panggil “Kanda Risman” akan menapaki gerbang purna bakti pada 1 November 2026 nanti. Mesin purna tugas mulai dipanaskan melalui perayaan ulang tahunnya 5 Oktober 2026 lalu.
Kisah kebersamaan saya dengan beliau bermula pada medio 2006, saat saya berpindah tugas dari Bagian Humas dan Protokol Setda menuju Dinas Pertanian dan Kelautan (Distankel) kala itu.
Di sanalah pertama kalinya takdir mempertemukan saya dengan beliau yang saat itu mengemban amanah sebagai fungsional penyuluhan kabupaten di Bidang Informasi Penyuluhan Distankel.
Seiring berjalannya waktu, roda birokrasi juga terus berputar. Pada 2009, Distankel melebur dan bertransformasi menjadi dua entitas perangkat daerah, yaitu Dinas Pertanian (Distan) serta Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3).
Di sinilah kesetiaan dan komitmen itu teruji, karena kami sama-sama berlabuh di bawah panji yang sama, yakni BKP3. Di rumah bagi penyuluh pertanian ini, ia dipercaya mengemban jabatan sebagai salah satu Kepala Seksi di Bidang Kelembagaan Penyuluhan.
Sementara saya sendiri memulai langkah sebagai Staf Perencanaan, lalu bergeser ke Staf Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan, hingga akhirnya saya memantapkan hati untuk mengambil jalur Jabatan Fungsional sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pada 2011.
Meski posisi struktural dan fungsional berbeda, ikatan kekeluargaan tetap erat terjaga. Perjalanan turun ke lapangan untuk membina kelompok tani terasa jauh lebih ringan berkat bantuan beliau yang senantiasa mendukung kegiatan penyuluhan yang saya lakukan.
Panggilan "Kanda Risman" bukan sekadar sapaan hormat saya kepada beliau, tetapi juga sebagai simbol kehangatan layaknya saudara kandung sendiri di tengah dinamika dunia kerja. Saya selalu berprinsip bahwa teman-teman di Dinas Pertanian adalah saudara “biologis” saya.
November 2026 nanti menjadi momentum yang begitu monumental dan sarat emosi bagi beliau. Ya, 1 November 2026 nanti, beliau akan menyelesaikan masa pengabdian panjangnya sebagai ASN dengan status purnabakti. Sebuah titik akhir yang pastinya begitu membanggakan baginya.
Bangga karena beliau telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan pertanian dan dunia penyuluhan pertanian di Bumi La Maranginang, julukan Kabupaten Luwu Utara.
Tidak hanya itu, pada 5 Oktober 2026 kemarin, ia melengkapi kebahagiaan dengan perayaan hari ulang tahunnya yang dirayakan secara sederhana bersama keluarga dan para kolega.
Lengkap sudah rasa syukur. Masa pensiun datang menyapa dengan penuh damai, yang beriringan dengan hangatnya doa dan perayaan usia baru bersama keluarga dan orang-orang tercinta yang menghargai setiap tetes keringat pengabdiannya selama ini.
Selamat menanti masa purnabakti, Kanda Risman. Jejak langkah, bimbingan, dan ketulusanmu di sektor pertanian dan ketahanan pangan akan terkenang dan selalu dikenang. Selamat ulang tahun, Kanda. Semoga sehat, berkah, dan bahagia selalu menyertai hari-hari ke depan. (LHr)
