Makassar, 19 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MAN Pinrang. Dua guru MAN Pinrang, Muhammad Zakkir dan IIm Sugianto, berhasil lolos ke babak final Teacher Tech Championship 2026: Inovasi dari Timur dan akan melanjutkan perjuangan ke Jakarta.
Keduanya tergabung dalam tim yang mengusung inovasi MATHRACK (Mathematics Tracking and Challenge), sebuah aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pemanfaatan teknologi digital dan konteks lingkungan sekitar.
Babak semifinal Teacher Tech Championship 2026 berlangsung di Hotel Santika Makassar, Sabtu (19/9/2026). Ajang ini menjadi wadah untuk memfasilitasi dan mendukung guru-guru dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Proses seleksi berlangsung secara bertahap. Dari 357 peserta yang terdaftar, sebanyak 293 peserta lolos verifikasi administrasi, kemudian 241 peserta menyelesaikan tahap penyisihan. Selanjutnya, 12 tim dari enam provinsi di Sulawesi terpilih untuk mengikuti babak semifinal.
Dari babak semifinal tersebut, enam sekolah dan madrasah berhasil melaju ke babak final yang akan dilaksanakan di Jakarta. Keenam peserta tersebut adalah MAN Pinrang, MAN 2 Kota Makassar, MAN 3 Kota Makassar, SMA Negeri 1 Kendari, SMA Negeri 1 Kabila, dan SMA Negeri 1 Bitung.
Keberhasilan MAN Pinrang melaju ke babak final mendapat apresiasi dari Plt. Kepala MAN Pinrang, Suharto. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih kedua guru tersebut.
“Kami bersyukur dan bangga kepada kedua guru kami yang telah memberikan karya terbaiknya sehingga berhasil menjadi salah satu finalis dari wilayah Sulawesi yang akan melanjutkan ke babak final di Jakarta. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kami dan seluruh guru MAN Pinrang untuk terus mengembangkan kualitas pembelajaran di madrasah,” ujar Suharto.
Muhammad Zakkir dan IIm Sugianto menjelaskan bahwa MATHRACK dikembangkan dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang digital, interaktif, dan berbasis lingkungan. Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan keaktifan, penalaran, serta kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
“Melalui MATHRACK, kami menghadirkan pembelajaran matematika yang digital, interaktif, dan berbasis lingkungan. Kami merancang pembelajaran agar siswa tidak hanya mampu menghafal rumus, tetapi juga memahami konsep dan menggunakannya untuk menyelesaikan permasalahan nyata di lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Zakkir dan IIm Sugianto.
Pengembangan MATHRACK menjadi bagian dari upaya MAN Pinrang dalam mendorong guru untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pendekatan berbasis STEM diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar sekaligus mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan memecahkan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Babak final Teacher Tech Championship 2026 akan dilaksanakan di Jakarta pada 22 Oktober 2026. Pada tahap tersebut, tim MATHRACK MAN Pinrang akan kembali mempresentasikan inovasi yang telah dikembangkan bersama lima finalis lainnya.
Tim MATHRACK berharap capaian menuju babak final ini menjadi momentum untuk terus memberikan usaha terbaik. Keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi guru-guru MAN Pinrang untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi.
(Humas MAN Pinrang)
