LUWU — Masjid Nurnaimah Yusuf di Dusun Labokke, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, resmi digunakan setelah diresmikan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (4/9/2026). Kehadiran masjid tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai ruang pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda.
Peresmian masjid disambut ratusan warga yang hadir di halaman rumah ibadah tersebut. Bangunan dengan luas sekitar 266 meter persegi itu menjadi fasilitas keagamaan baru bagi masyarakat Dusun Labokke.
Kehadiran masjid tersebut sekaligus menambah ruang bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan keagamaan dan memperkuat syiar Islam di lingkungan setempat.
Harapan untuk Generasi Muda
Tokoh pemuda setempat, Ardianto Palla, berharap keberadaan Masjid Nurnaimah Yusuf dapat memberikan manfaat lebih luas bagi anak-anak dan pemuda di Dusun Labokke.
Menurutnya, masjid perlu dihidupkan tidak hanya melalui kegiatan ibadah formal, tetapi juga melalui aktivitas yang dapat memperkuat pendidikan spiritual dan pembentukan karakter generasi muda.
“Kami berharap Masjid Nurnaimah Yusuf ini tidak hanya menjadi tempat ibadah formal, tetapi juga laboratorium hidup bagi pendidikan spiritual anak-anak dan pemuda di Dusun Labokke. Di sinilah tempat terbaik untuk membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akar spiritual yang kuat, berakhlak mulia, dan cinta pada selawat,” ujar Ardianto.
Harapan tersebut menempatkan masjid bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai ruang yang dapat mempertemukan aktivitas ibadah, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan karakter, dan kegiatan sosial masyarakat.
Dibangun sebagai Dedikasi Keluarga
Masjid Nurnaimah Yusuf berdiri atas inisiasi dan pendanaan Drs. H. Nurmaluddin Mallangun, M.Pd.
Nama masjid tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhumah Ibu Hj. Darmawati Yusuf, yang merupakan ibunda dari istri Nurmaluddin.
Pemberian nama tersebut menjadi bagian dari dedikasi keluarga agar pembangunan rumah ibadah dapat menjadi amal jariah sekaligus mengenang sosok yang memiliki arti penting bagi keluarga.
Tema peresmian, “Mengetuk Pintu Langit Melalui Sholawat, Membuka Pintu Berkah Melalui Rumah Allah yang Baru,” turut menegaskan harapan agar keberadaan masjid diikuti dengan hidupnya kegiatan ibadah dan syiar keagamaan.
Amanah Menghidupkan Masjid
Tanggung jawab untuk menghidupkan dan memakmurkan masjid kini berada pada pengurus yang telah diberikan amanah.
H. Muhtar Harist, QH., S.Pd.I., dipercaya sebagai Ketua Pengurus Masjid Nurnaimah Yusuf. Ia memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan fungsi masjid agar dapat menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an, kegiatan keagamaan, sekaligus ruang yang mempererat hubungan sosial masyarakat.
Peresmian yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum awal bagi masyarakat untuk menghidupkan masjid tersebut dengan berbagai kegiatan positif.
Dengan hadirnya rumah ibadah baru ini, masyarakat Dusun Labokke memiliki ruang baru untuk memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus memberikan lingkungan spiritual bagi anak-anak dan generasi muda. (MDT)
