PINRANG — MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa memperkuat pembinaan kesehatan peserta didik melalui kolaborasi dengan UPT Puskesmas Ujung Lero, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut meliputi skrining merokok, edukasi kesehatan, serta pemberian materi Asesmen Mandiri Stratifikasi UKS/M.
Kegiatan melibatkan tim UPT Puskesmas Ujung Lero yang terdiri atas Azizah, Jurang, Darwin, dan Indar, serta didampingi oleh guru MA Biharul Ulum Ma’arif. Kehadiran tim Puskesmas menjadi bagian dari dukungan layanan kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja di lingkungan madrasah.
Skrining Disertai Edukasi Kesehatan
Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan melalui pengisian kuesioner dan wawancara singkat terkait kebiasaan merokok peserta didik. Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh informasi mengenai perilaku merokok di kalangan peserta didik.
Setelah proses skrining, tim Puskesmas juga memberikan edukasi mengenai dampak merokok serta pentingnya menjaga pola hidup sehat. Edukasi tersebut menjadi bagian penting agar kegiatan tidak berhenti pada proses skrining, tetapi juga memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Bagi madrasah, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kesehatan yang mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat. Kesadaran peserta didik terhadap risiko perilaku merokok dan pentingnya pola hidup sehat diharapkan dapat terus dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan.
Terima Materi Asesmen Mandiri UKS/M
Selain skrining merokok, tim Puskesmas Ujung Lero juga membagikan tautan berisi materi Asesmen Mandiri Stratifikasi UKS/M kepada pihak madrasah.
Materi tersebut memuat indikator penyelenggaraan sekolah sehat berdasarkan tingkatan Dasar, Madya, Utama, hingga Paripurna. Di dalamnya terdapat sejumlah aspek, antara lain pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan.
Pada aspek pelayanan kesehatan, materi mencantumkan skrining kesehatan sebagai salah satu indikator dasar. Tingkatan berikutnya mencakup fasilitasi pelayanan kesehatan, keterlibatan Puskesmas dalam penanganan atau rujukan bila diperlukan, hingga tindak lanjut terhadap hasil skrining kesehatan.
Materi tersebut menjadi bahan informasi bagi MA Biharul Ulum Ma’arif dalam memahami indikator penyelenggaraan sekolah sehat. Pemberian materi ini merupakan penguatan informasi dan bukan berarti madrasah telah menyelesaikan asesmen atau memperoleh hasil stratifikasi tertentu.
Kamad: Kesehatan Dukung Proses Pembelajaran
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan bersama Puskesmas Ujung Lero tersebut.
“Kami menyambut baik kegiatan bersama Puskesmas Ujung Lero ini. Kesehatan peserta didik merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran, sehingga madrasah perlu terus membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat di lingkungan pendidikan,” ujar Arifuddin.
Menurutnya, sinergi dengan Puskesmas memberikan manfaat bagi madrasah dalam memperkuat perhatian terhadap kesehatan peserta didik, sekaligus memberikan edukasi yang relevan bagi kehidupan mereka sehari-hari.
“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin. Informasi dan pembinaan dari Puskesmas menjadi bahan bagi madrasah untuk terus memperkuat perhatian terhadap kesehatan peserta didik,” lanjutnya.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan layanan kesehatan dalam mendukung pembinaan kesehatan anak usia sekolah dan remaja.
Melalui skrining, edukasi kesehatan, serta penguatan informasi mengenai UKS/M, MA Biharul Ulum Ma’arif terus mendorong terbentuknya lingkungan madrasah yang sehat dan mendukung peserta didik mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
