PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare membuka kesempatan bagi warga untuk mengisi posisi tenaga pendamping program sosial. Rekrutmen ini ditujukan memperkuat pendampingan bagi keluarga penerima manfaat agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan terpantau di lapangan.

Tenaga pendamping berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjangkau masyarakat. Tugas mereka mencakup verifikasi data penerima, pendampingan keluarga, hingga pelaporan perkembangan di wilayah binaan. Peran ini dinilai krusial agar program pengentasan kemiskinan tidak berhenti di atas kertas.

Pemkot menyebut pelamar umumnya diminta memenuhi sejumlah syarat administratif, seperti batas usia, jenjang pendidikan minimal, domisili sesuai wilayah penempatan, serta kesediaan bekerja di lapangan. Proses seleksi biasanya meliputi pemberkasan, uji kompetensi, dan wawancara sebelum penetapan peserta yang lolos.

Waspada Informasi Lowongan Palsu

Bersamaan dengan dibukanya peluang ini, pemerintah mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap informasi rekrutmen palsu yang kerap beredar di media sosial. Belakangan, sejumlah unggahan mengatasnamakan program pendampingan sosial menyebar dengan tautan pendaftaran yang tidak resmi dan meminta data pribadi seperti nama, alamat, hingga nomor kontak.

Modus semacam itu berpotensi disalahgunakan untuk penipuan. Pemerintah menegaskan bahwa pengumuman resmi hanya disampaikan melalui kanal pemerintah dan situs resmi instansi terkait, bukan melalui formulir digital yang tersebar bebas di grup percakapan atau akun anonim.

"Kalau ada lowongan resmi, pasti diumumkan lewat kanal pemerintah. Jangan mudah percaya tautan yang minta data pribadi, apalagi yang meminta biaya. Itu ciri penipuan," ujar seorang pejabat di lingkungan Dinas Sosial Kota Parepare.

Warga diimbau memverifikasi setiap informasi lowongan langsung ke kantor dinas atau melalui kanal resmi sebelum mengirimkan data maupun berkas. Pemerintah juga menegaskan bahwa proses rekrutmen tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Peluang dan Tanggung Jawab

Bagi banyak warga, posisi tenaga pendamping menjadi peluang sekaligus tanggung jawab sosial. Selain memperoleh penghasilan, para pendamping dituntut memiliki empati dan kemampuan komunikasi yang baik karena bersentuhan langsung dengan keluarga rentan yang membutuhkan pendampingan.

Kalangan pegiat sosial menilai kualitas pendamping sangat menentukan keberhasilan program. Pelatihan berkelanjutan dan pengawasan kinerja dinilai penting agar pendampingan benar-benar memberi dampak, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Pemkot Parepare berharap rekrutmen ini menjaring tenaga yang berkomitmen dan berintegritas. Informasi resmi mengenai jadwal, syarat, serta tahapan seleksi diminta untuk diikuti melalui kanal resmi agar warga terhindar dari informasi menyesatkan yang dapat merugikan.