BARRU – Pemerintah Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, menyiapkan lomba dayung untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian tradisi sekaligus pembinaan atlet tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026.

Kepala Desa Batupute, Jaharuddin, mengatakan kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 54 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Barru.

Menurutnya, pelaksanaan lomba dayung tahun ini menjadi lebih istimewa karena Desa Batupute terpilih dalam program Desa Brilian yang diinisiasi Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Kebetulan desa saya terpilih sebagai Desa Brilian program BRI. Nantinya acara bakal diikuti 54 peserta se-Kabupaten Barru,” ujar Jaharuddin saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Selain perlombaan dayung, kegiatan tersebut juga akan diramaikan berbagai hiburan rakyat. Panggung hiburan akan menghadirkan artis KDI, sementara puluhan tenant disiapkan untuk memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Lestarikan Tradisi, Bangun Kebanggaan Generasi Muda

Jaharuddin menegaskan, lomba dayung tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangka peringatan kemerdekaan. Pemerintah Desa Batupute ingin menjadikannya sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi masyarakat sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap budaya bahari.

Ia berharap lomba tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan dan ikon Desa Batupute.

“Harapannya ini bisa jadi ikon. Kami menganggap lomba dayung ini sebagai warisan nenek moyang kita. Nah, ini yang mau kita gelorakan kembali agar generasi muda terus ingat, dan insya Allah setiap tahun ingin kami laksanakan,” tuturnya.

Jadi Wadah Pembinaan Calon Atlet

Selain membawa misi pelestarian budaya, kegiatan ini juga diarahkan sebagai bagian dari pembinaan olahraga dayung di daerah.

Jaharuddin menyebut lomba tersebut berkaitan dengan cabang olahraga di bawah naungan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).

“Di samping itu, ini juga merupakan salah satu cabang olahraga PODSI sekaligus sebagai sarana pembinaan bagi calon-calon atlet dayung daerah,” pungkasnya.

Dengan memadukan pelestarian tradisi, olahraga, hiburan rakyat, dan pemberdayaan UMKM, lomba dayung diharapkan mampu menjadi agenda yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat Desa Batupute sekaligus memperkuat identitas desa. (*)