MAJENE – Personel Polres Majene melaksanakan pengamanan rangkaian Festival Sandeq Teluk Mandar (FSTM) 2025, khususnya babak penyisihan Lomba Perahu Sandeq Segitiga. Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, pada Sabtu (8/8/2026).

 📌 FAKTA CEPAT PENGAMANAN FESTIVAL SANDEQ TELUK MANDAR
• Waktu: Sabtu, 8 Agustus 2026
• Lokasi: Pantai Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Majene
• Dipimpin: Kabag Ops Polres Majene AKP Suryanto
• Fokus: Babak Penyisihan Lomba Perahu Sandeq Segitiga
• Sasaran: Titik strategis kawasan pesisir & pemantauan aktivitas warga
• Tujuan: Aman, tertib, lancar + keselamatan pengunjung
• Nilai tambah: Dukungan pelestarian budaya bahari Mandar
 

 Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Majene AKP Suryanto. Personel ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan mengingat lomba perahu Sandeq selalu menarik antusiasme warga dan wisatawan yang datang menyaksikan langsung dari pinggir pantai.

 Selain menjaga keamanan kawasan, personel juga memantau aktivitas warga di sepanjang pesisir. Kehadiran aparat diharapkan sekaligus menjadi pengingat agar pengunjung tetap berhati-hati menjaga keselamatan selama berada di tepi air.

 Aman dan Tertib Demi Kelestarian Budaya

 Kabag Ops Polres Majene AKP Suryanto menegaskan bahwa pengamanan merupakan wujud pelayanan sekaligus dukungan kepolisian terhadap kegiatan yang melibatkan banyak warga dan bernilai budaya tinggi.

 “Personel kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat yang menyaksikan perlombaan agar tetap menjaga ketertiban dan memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan pesisir,” ujarnya.

 Dengan pengamanan yang terkoordinasi baik, babak penyisihan diharapkan berjalan sukses dan aman. Lebih dari itu, acara ini menjadi momentum berharga untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan perahu Sandeq sebagai warisan budaya bahari asli masyarakat Mandar yang patut dibanggakan.

 (Sumber: Rilis Polres Majene)