PAREPARE — Kebugaran fisik dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi dua hal yang diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare dalam kegiatan pembinaan petugas, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan diawali dengan senam bersama seluruh petugas yang dipandu lima instruktur senam. Selain menjaga kebugaran jasmani, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan jajaran Lapas Parepare.
Kondisi fisik yang terjaga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Petugas membutuhkan kesiapan dan stamina dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab di lingkungan Lapas.
Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disampaikan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H.
Penguatan SOP diarahkan untuk memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama mengenai prosedur dan ketentuan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kebugaran dan SOP untuk Kesiapan Bertugas
Dalam arahannya, Marten menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap SOP. Setiap petugas diharapkan menjalankan tugas sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan pelayanan.
Penguatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran untuk kembali memahami prosedur yang berlaku. Kesamaan pemahaman diperlukan agar pelaksanaan tugas berjalan konsisten dan potensi kesalahan dapat diminimalkan.
Rangkaian kegiatan ini mempertemukan dua aspek yang saling mendukung dalam pelaksanaan tugas, yakni kesiapan fisik dan kedisiplinan menjalankan prosedur.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Parepare mendorong petugas untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap SOP sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman, tertib, dan profesional. (*)
