POLMAN – Krisis air akibat musim kemarau mendorong Bhayangkari Cabang Polman bersama jajaran Polres Polman dan Polsek Wonomulyo menyalurkan 9.000 liter air bersih kepada warga Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (26/8/2026).

Bantuan tersebut menyasar warga Dusun Tanjung Mampie dan Dusun Patoreang yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran dilakukan langsung ke rumah-rumah warga melalui kegiatan sosial Bhayangkari Peduli dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.

Sebanyak 5.000 liter air disalurkan ke Dusun Tanjung Mampie, sedangkan 4.000 liter lainnya diberikan kepada warga Dusun Patoreang. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 15.30 hingga 16.30 WITA.

Bantuan Air untuk Warga Terdampak Kemarau

Dalam pelaksanaannya, Bhayangkari Cabang Polman bersama personel Polres Polman dan Polsek Wonomulyo berkolaborasi dengan Perumda Wai Tipalayo dan BPBD Polman.

Ketua Bhayangkari Cabang Polman Ny. Putri Zaky mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Kami berharap bantuan air bersih dan sembako yang kami salurkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Bhayangkari untuk terus hadir dan berbagi bersama masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ny. Putri Zaky.

Selain air bersih, Bhayangkari Cabang Polman juga memberikan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu di Dusun Tanjung Mampie.

Kapolres Polman AKBP Zaky Maghfur bersama Ketua Bhayangkari Cabang Polman turut hadir dalam kegiatan tersebut. Keduanya juga menyempatkan diri menyapa dan berkomunikasi langsung dengan warga serta anak-anak di Desa Galeso.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Polman Kompol Andri Aryansyah, Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, sejumlah pejabat utama Polres Polman, Kepala Desa Galeso H. Suardi, Bhabinkamtibmas Desa Galeso Aiptu Muh. Imzak, pengurus Bhayangkari, para kepala dusun, serta masyarakat penerima bantuan.

Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)