SUPPA, PINRANG – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mewarnai keikutsertaan kontingen MA Biharul Ulum Ma’arif dalam Pawai Defile Kecamatan Suppa. Kegiatan berlangsung di Lapangan Bau Massepe, Ahad (9/8/2026), dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

 
📌 FAKTA CEPAT KEGIATAN MA BIHARUL ULUM MA’ARIF
• Waktu: Ahad, 9 Agustus 2026
• Lokasi: Lapangan Bau Massepe, Kecamatan Suppa, Pinrang
• Peserta: Peserta didik, guru, tenaga kependidikan MA Biharul Ulum Ma’arif
• Kepala Madrasah: Arifuddin, S.Pd., M.Pd.
• Motto kontingen: Bersama Meraih Prestasi, Menjunjung Sportivitas, Kobarkan Semangat 45
• Tujuan: Menumbuhkan nasionalisme, kebersamaan, dan sportivitas
• Silaturahmi: Kepala Desa Wiring Tasi, Andi Abbas, S.H.
 

Keluarga besar MA Biharul Ulum Ma’arif tampil menyatu dalam barisan defile, membawa bendera Merah Putih, atribut kegiatan, serta spanduk identitas madrasah. Di sepanjang jalur pawai, mereka mengusung motto: “Bersama Meraih Prestasi, Menjunjung Sportivitas, Kobarkan Semangat 45.”

 Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar meriahkan suasana. Lebih dari itu, keterlibatan langsung peserta didik dalam peringatan kemerdekaan adalah cara nyata menanamkan jiwa nasionalisme, kebersamaan, dan sportivitas sejak dini.

 “Semangat meraih prestasi perlu berjalan seiring dengan penghargaan terhadap perjuangan dan persatuan bangsa. Inilah yang ingin kami tumbuhkan melalui keikutsertaan ini,” ujar Arifuddin.

 Kebersamaan dan Silaturahmi Tetap Terjaga

 Di sela waktu rehat sebelum upacara dimulai, Kepala Madrasah bersama guru dan tenaga kependidikan menyempatkan bersilaturahmi dengan Kepala Desa Wiring Tasi, Andi Abbas, S.H. Pertemuan berlangsung akrab dan diabadikan melalui foto bersama sebagai wujud kedekatan madrasah dengan masyarakat sekitar.

 Keikutsertaan kontingen MA Biharul Ulum Ma’arif menjadi bukti nyata peran madrasah di tengah masyarakat. Semangat kemerdekaan yang dibawa diharapkan tidak hanya terlihat saat pawai, melainkan terus hidup dalam keseharian — meraih prestasi bersama, menjunjung tinggi sportivitas, dan senantiasa menjaga persatuan bangsa.

 (Sumber: OSIM MA Biharul Ulum Ma’arif)