POLMAN — Pengamanan terpadu di bawah kendali Polsek Tinambung memastikan seluruh rangkaian penutupan Festival Seni dan Ruang Publik Boyang Kayyang di Buttu Ciping, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (25/7/2026) malam, berjalan aman dan kondusif.
Kapolsek Tinambung AKP Ramli, S.Sos., M.Si., menyatakan dukungannya terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang publik yang aman sekaligus mendorong pelestarian budaya daerah.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Tinambung melaksanakan pengamanan di bawah kendali langsung Kapolsek Tinambung. Sinergi seluruh pihak membuat rangkaian acara yang dipadati sekitar 250 masyarakat tersebut berakhir dengan tertib tanpa gangguan kamtibmas.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Budaya Sossorang Kecamatan Tinambung ini merupakan bagian dari Program Festival Seni dan Ruang Publik Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan dukungan Dana Indonesiana dan LPDP.
Malam penutupan diisi beragam pertunjukan seni tradisional, tari, musik, monolog, hingga diskusi dan apresiasi seni. Acara tersebut dimeriahkan penampilan Sanggar Seni SMAN 1 Sendana, Komunitas Lita Bi'ar Polewali, Lingkar Musik Uwake Tinambung, serta para seniman lokal.
Sejumlah tokoh turut hadir mendampingi jalannya kegiatan, antara lain Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulawesi Barat Irma Trinawati, MM, Camat Tinambung Muh. Rifai, S.IP., seniman dan teaterawan Sulawesi Selatan Dr. Asia Ramli Prapanca, perwakilan UPA Karier dan Kewirausahaan Unsulbar Kasim, serta Ketua Panitia Dalif, S.Pd.
Dalam kesempatan itu, Dr. Asia Ramli Prapanca dan Kepala UPTD Taman Budaya Sulbar mengapresiasi penyelenggaraan festival yang mampu menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni sekaligus wadah pengembangan seni dan budaya di Sulawesi Barat. (***)
