Luwu Utara — Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Masykur Yusuf, M.Ag., melontarkan pesan penting tentang peran strategis para imam masjid terhadap kemajuan daerah.

Hal tersebut ditegaskannya usai melantik Pengurus Pimpinan Daerah (PD) IPIM Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (24/10/2026), di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara yang juga dihadiri oleh 150 Imam Masjid se-Kabupaten Luwu Utara.

Dalam sambutannya, Masykur menekankan seorang imam masjid juga harus memiliki tanggung jawab moral terhadap daerah tempatnya mengabdi. Salah satu bentuk tanggung jawab itu adalah senantiasa mendoakan para pejabat daerah dalam setiap kesempatan.

Masykur juga tidak lupa mengingatkan agar para imam masjid tidak hanya mendoakan pemimpin ketika ada undangan atau momentum tertentu saja, tetapi juga mendoakan pemimpinnya dalam setiap kesempatan agar serius bekerja demi kepentingan umat 

 

“Imam masjid itu harus punya tanggung jawab spiritual terhadap daerahnya masing-masing, yaitu selalu mendoakan para pemimpinnya. Jangan nanti diundang baru mendoakan pemimpinnya," tutur Masykur di hadapan para pengurus yang baru dilantik.

Masykur menyarankan agar para imam masjid menyempatkan waktu mendoakan para pemangku kebijakan secara rutin, bisa sekali, bahkan bisa lima kali sehari. Doa itu, kata dia, dapat diselipkan dalam pelaksanaan salat wajib dan salat sunnah, seperti salat malam hingga salat dhuha.

“Titip doa untuk para pemimpin kita. Doakan bupati, doakan wakil bupati, doakan kapolres, doakan sekda, doakan kadis, doakan kandepag, doakan semua pemimpin dan para pejabat kita agar mereka diberi kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan tugasnya,” ajak dia.

Melalui pesan ini, ia berharap para imam masjid dapat terus menjadi teladan spiritual di tengah masyarakat. Tak hanya dalam urusan ibadah semata, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan doa bagi kelancaran tugas para pemimpin di Kabupaten Luwu Utara. (LHr)