MAJENE — Kebakaran lahan nonproduktif terjadi di wilayah Dusun Marasaile dan Dusun Takapa, Desa Lombang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Jumat (18/9/2026). Kobaran api menghanguskan lahan yang diperkirakan mencapai kurang lebih 3 hektare.
Mendapat informasi mengenai peristiwa tersebut, personel Polsek Malunda Polres Majene langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Setibanya di tempat kejadian, polisi bersama masyarakat berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia maupun secara manual.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi api semakin meluas. Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang membuat kobaran api berpotensi cepat menjalar ke area lain, sehingga penanganan dilakukan secepat mungkin.
Kapolsek Malunda, Iptu Antonius B, mengatakan kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons kepolisian dalam mencegah kebakaran berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Kami bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas, terlebih kondisi angin cukup kencang. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja karena api dapat dengan mudah merambat dan berpotensi mengarah ke area permukiman,” ujar Iptu Antonius B.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menghindari kebakaran yang lebih besar.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran di Dusun Marasaile dan Dusun Takapa tersebut, hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti. Personel kepolisian terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran lahan, sehingga dapat ditangani sedini mungkin sebelum api menyebar lebih luas. (*)
