MAJENE – Kesigapan personel Polri kembali terlihat dalam merespons kejadian kebakaran lahan perkebunan masyarakat yang terjadi di Puncak Buttu Malemme Dusun Puttada Selatan, Desa Puttada, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan perkebunan masyarakat dengan luas diperkirakan mencapai 5 hektare. Adapun lahan yang terdampak diketahui milik Suarta (47), Hasan (32), dan Ateng (40), yang seluruhnya merupakan warga Dusun Puttada Selatan dan berprofesi sebagai petani.
Mendapat informasi terkait kejadian tersebut, personel Polsek Sendana bergerak cepat menuju lokasi dan bersama masyarakat berjibaku melakukan upaya pemadaman. Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas dan warga berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merambat dan mengancam lahan maupun permukiman warga di sekitar lokasi.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kobaran api sulit dikendalikan akibat tiupan angin yang cukup kencang, sementara kondisi akses jalan menuju titik kebakaran tidak memungkinkan kendaraan pemadam kebakaran untuk masuk secara langsung ke lokasi.
Situasi tersebut membuat personel kepolisian bersama masyarakat terus melakukan pemantauan dan penanganan secara manual. Camat Sendana bersama Kapolsek Sendana, masyarakat, serta petugas pemadam kebakaran juga bersiaga di sekitar permukiman warga sebagai langkah antisipasi apabila kobaran api meluas dan mendekati rumah penduduk.
Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu mengatakan, pihaknya bersama personel dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta upaya pemadaman di lokasi.
“Kami langsung mengerahkan personel untuk membantu masyarakat melakukan pemadaman dan mengantisipasi agar api tidak meluas. Kondisi di lapangan cukup menyulitkan karena angin kencang dan akses menuju lokasi tidak dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran,” ujar Kapolsek Sendana.
Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Karena itu, personel kepolisian bersama pemerintah kecamatan, masyarakat dan petugas pemadam kebakaran terus bersiaga di sekitar permukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, kobaran api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas bersama warga masih berada di lokasi dan terus melakukan upaya pemadaman serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya api akibat kondisi angin yang masih cukup kencang. (*)
