LANRISANG, PINRANG – Video yang beredar di media sosial dan dikaitkan dengan kericuhan pertandingan Barang Palie FC melawan Lerang FC dalam ajang Porseni Kecamatan Lanrisang mendapat klarifikasi dari kepolisian.

Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, SE., mengatakan video tersebut tidak menggambarkan kondisi kejadian secara utuh. Menurutnya, insiden yang terjadi tidak berlangsung di dalam arena pertandingan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Video yang beredar di media sosial itu tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya. Insiden yang terjadi tidak terlalu besar dan tidak ada korban jiwa. Ada sedikit luka ringan, tetapi tidak sampai menimbulkan korban meninggal dunia,” ujar IPDA Irwan Asmadi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).

Pertandingan Barang Palie FC melawan Lerang FC berlangsung di Lapangan Sepak Bola Waetuoe, Kecamatan Lanrisang. Setelah pertandingan selesai, para penonton dan suporter meninggalkan lokasi untuk kembali ke tempat masing-masing.

Menurut kepolisian, insiden kemudian terjadi ketika sebagian penonton dan suporter berada dalam perjalanan pulang sekitar pukul 18.30 WITA.

Dengan demikian, kejadian tersebut tidak berlangsung sebagai kericuhan besar di dalam arena pertandingan sebagaimana kesan yang muncul dari video yang beredar.

IPDA Irwan Asmadi menyebut beberapa orang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Kepolisian bersama unsur terkait kemudian melakukan pemantauan dan koordinasi dengan panitia untuk menjaga keamanan selama rangkaian Porseni Kecamatan Lanrisang berlangsung.

Polisi Imbau Warga Bijak Menyikapi Video

Kepolisian mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan video yang belum diketahui secara jelas waktu, tempat, dan konteks kejadiannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial, apalagi menyebarkan kembali video yang belum jelas konteksnya. Mari kita bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif,” tegasnya.

Menurutnya, informasi yang tidak utuh dapat menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap informasi terkait suatu kejadian sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

Ia juga meminta pemain, suporter, dan masyarakat tetap mengedepankan sportivitas serta tidak mudah terpancing oleh informasi maupun provokasi.

“Yang paling penting saat ini adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami meminta semua pihak tidak terpancing dengan informasi yang belum tentu benar dan tetap mengedepankan persaudaraan serta keamanan bersama,” tutupnya.

Porseni Kecamatan Lanrisang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. (*)