PINRANG, WartaMadani — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, membawakan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPT SMKN 1 Pinrang. Hadir di hadapan ratusan peserta didik dan tenaga pendidik, ia menekankan pesan penting: kemajuan ilmu pengetahuan dan keterampilan tidak akan sempurna tanpa keluhuran akhlak.
Momentum peringatan kelahiran Rasulullah SAW dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keteladanan Nabi di kalangan generasi muda. H. Muhammad Idris Usman mengajak seluruh siswa menjadikan sifat-sifat mulia Rasulullah — kejujuran, amanah, dan kesantunan — sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Keahlian Perlu Dibarengi Akhlak
Sebagai calon tenaga kerja yang siap terjun ke masyarakat, peserta didik SMKN 1 Pinrang memang dilatih memiliki keahlian dan keterampilan khusus. Namun menurut Kakan Kemenag, kemampuan teknis saja belum cukup untuk menjamin keberhasilan seseorang.
“Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan generasi yang unggul dalam pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan juga harus membentuk pribadi yang memiliki nilai moral dan akhlak yang baik,” ujarnya.
Kejujuran, dapat dipercaya, sikap santun, dan kemampuan menghargai orang lain dinilai sama pentingnya dengan penguasaan keahlian. Di dunia kerja, kepercayaan dibangun dari gabungan kompetensi yang mumpuni sekaligus karakter yang teruji.
Nilai-nilai luhur ini diharapkan tidak hanya dipahami saat peringatan Maulid berlangsung, tetapi mulai diterapkan sejak berada di lingkungan sekolah — dalam berinteraksi dengan guru, sesama teman, keluarga di rumah, hingga masyarakat luas.
Maulid Nabi: Pengingat Jati Diri
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bahwa sesungguhnya tujuan utama diutusnya Rasulullah SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
“Keberhasilan tidak hanya diukur dari nilai akademik atau keterampilan yang dimiliki. Menjadi pribadi yang beradab adalah keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Dengan bekal keilmuan, keterampilan, dan akhlak yang terjaga, peserta didik SMKN 1 Pinrang diharapkan kelak tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri dan sukses, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi orang tua, guru, dan almamater tercinta. (*)
