PAREPARE — Institut Teknologi B.J. Habibie (ITH) dan Polres Parepare menyiapkan program “Polisi Sahabat Kampus” sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan pembinaan keamanan di lingkungan perguruan tinggi. Program tersebut diarahkan melalui kegiatan sambang rutin Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung di lingkungan ITH.

Rencana tersebut mengemuka dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula ITH, Jalan Pemuda, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rabu (2/9/2026).

Program ini menjadi tindak lanjut dari pembekalan kesadaran hukum dan Kamtibmas yang diberikan kepada mahasiswa baru ITH. Melalui komunikasi yang lebih dekat dan berkelanjutan, persoalan keamanan maupun sosial di lingkungan kampus diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

Bhabinkamtibmas Jadi Penghubung

Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, S.H., menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah tugasnya.

Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah peran Bhabinkamtibmas, mulai dari deteksi dini, pemetaan wilayah, kunjungan dan sambang, Door to Door System (DDS), hingga problem solving.

Menurut Anwar, keberadaan Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan. Personel tersebut juga menjadi salah satu jalur komunikasi masyarakat dengan kepolisian dalam menyampaikan informasi maupun persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

Konteks tersebut kemudian diarahkan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan lingkungan kampus melalui program Polisi Sahabat Kampus.

Sambang Rutin Akan Didorong

AKP Anwar menyatakan kesiapan Satbinmas Polres Parepare untuk terus mendampingi lingkungan ITH melalui kegiatan pembinaan.

Ke depan, program tersebut direncanakan melalui sambang secara rutin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung. Langkah ini diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara mahasiswa, pihak kampus, dan kepolisian.

“Jika ada permasalahan di lingkungan kos, kampus, atau masyarakat, jangan ragu melapor ke Bhabinkamtibmas. Kami ada untuk membina dan menyelesaikan masalah bersama-sama,” ujar AKP Anwar.

Dengan komunikasi yang berlangsung secara rutin, berbagai persoalan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Mahasiswa Dibekali Kesadaran Hukum

Rencana program tersebut tidak terlepas dari pembekalan kesadaran hukum yang diberikan kepada mahasiswa baru dalam kegiatan PKKMB.

Selain hukum dan Kamtibmas, materi juga mencakup sejumlah persoalan yang berpotensi dihadapi mahasiswa, baik di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun ruang digital.

Beberapa persoalan yang disoroti antara lain penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, penipuan online, judi online, serta penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial.

Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Parepare Aipda Muh. Saleh, S.H., M.H., turut memberikan penjelasan dari sisi yuridis. Mahasiswa diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Sikap kritis juga diperlukan ketika menerima informasi melalui media sosial. Setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas digital perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial.

Sinergi Tidak Berhenti di PKKMB

Pembekalan tersebut diikuti ratusan mahasiswa baru ITH. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang membahas sejumlah persoalan, antara lain keamanan lingkungan kos, etika bermedia sosial, dan pencegahan judi online.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dan piagam penghargaan dari pihak ITH kepada kedua pemateri. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITH sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dengan Polres Parepare.

Wakil Rektor III ITH menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan PKKMB. Pembinaan mengenai hukum, kedisiplinan, keamanan, dan kehidupan bermasyarakat diharapkan dapat terus dilakukan di lingkungan kampus.

“Kami ingin mahasiswa ITH tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan kesadaran hukum yang tinggi,” katanya.

Melalui rencana program Polisi Sahabat Kampus, sinergi ITH dan Polres Parepare diarahkan menjadi komunikasi yang lebih berkelanjutan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan kampus diharapkan dapat menjadi jalur komunikasi bagi mahasiswa maupun pihak kampus dalam menyampaikan persoalan keamanan dan sosial.

Bagi mahasiswa baru, pola pendampingan tersebut menjadi bagian dari bekal untuk menjalani kehidupan perguruan tinggi secara lebih bertanggung jawab, baik dalam lingkungan kampus maupun masyarakat. (*)