PINRANG – Dua tim guru MAN Pinrang membawa gagasan inovasi pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk bersaing dalam Bakti BCA Teacher Tech Championship (TTC) “Inovasi dari Timur”.

Kompetisi tingkat Sulawesi tersebut mulai memasuki babak penyisihan pada Rabu (19/8/2026) dan diikuti sekitar 500 peserta. Babak penyisihan dilaksanakan di madrasah masing-masing peserta.

MAN Pinrang ambil bagian melalui dua tim, yakni Tim Matematika yang diperkuat Muhammad Zakkir dan Iim Sugianto, serta Tim Kimia yang terdiri dari Syamsinar Sade dan Marwah.

Keikutsertaan tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk menguji kreativitas sekaligus mengembangkan gagasan pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.

Inovasi berbasis STEM yang dikembangkan juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara tepat sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan bagi murid.

Bidik Semifinal hingga Tingkat Nasional

Muhammad Zakkir, salah satu peserta dari Tim Matematika, berharap perjuangan dua tim MAN Pinrang dapat berlanjut ke babak semifinal hingga tingkat nasional.

“Kami berharap dapat melanjutkan ke babak semifinal dan terus berproses hingga ke tingkat nasional sehingga dapat mengharumkan nama baik MAN Pinrang. Selain itu, kami berharap melalui kompetisi ini dapat menghasilkan inovasi baru yang bisa diterapkan dalam pembelajaran di madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga kesempatan mengembangkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi proses pembelajaran di madrasah.

MAN Pinrang Dorong Budaya Inovasi Guru

Plt. Kepala MAN Pinrang, H. Suharto, memberikan apresiasi kepada guru-guru yang mengambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, ajang TTC menjadi ruang bagi pendidik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus melahirkan inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

“Kami mengapresiasi guru-guru MAN Pinrang yang telah mengambil bagian dalam kompetisi ini. Semoga kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas dan menghasilkan inovasi baru yang memberikan manfaat bagi pembelajaran murid,” ungkapnya.

H. Suharto juga berharap kedua tim dapat memberikan hasil terbaik dan melanjutkan perjuangan ke tahap berikutnya.

Pengalaman mengikuti kompetisi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para guru untuk terus mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Keikutsertaan dua tim MAN Pinrang dalam Bakti BCA TTC “Inovasi dari Timur” menjadi bagian dari upaya madrasah membangun budaya inovasi di kalangan guru.

Selain membidik prestasi, para peserta diharapkan dapat membawa pulang gagasan baru yang dapat diterapkan untuk memperkaya pembelajaran di MAN Pinrang.

Sumber: MAN Pinrang