Luwu Utara — Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Utara menggelar rapat perdana, Sabtu (5/9/2026), setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V PMI Luwu Utara yang digelar pada Juli 2026 lalu.

Rapat perdana pengurus PMI 2026–2031 ini merupakan momentum awal untuk menyatukan langkah dan memperkuat konsolidasi organisasi. 

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, di antaranya persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI serta persiapan pelantikan pengurus PMI Luwu Utara 2026–2031.

Ketua PMI Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mengatakan bahwa PMI harus terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan dan wilayah yang terdampak bencana.

“Kehadiran kita di tengah masyarakat menjadi harapan utama, terutama ketika terjadi bencana. PMI harus hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Andi Rahim yang juga Bupati Luwu Utara ini.

Andi Abdullah Rahim berharap seluruh jajaran pengurus daerah dapat membangun kekompakan dan soliditas selama masa kepengurusan lima tahun ke depan.

“Kita berharap 15 orang pengurus PMI makin solid dan mampu memberikan warna baru bagi PMI Kabupaten Luwu Utara pada masa kepengurusan 2026–2031,” harapnya. 

Pengurus PMI di bawah kepemimpinan Andi Rahim dihadapkan pada sebuah tantangan strategis, sekaligus peluang besar untuk memperkuat jejaring kemanusiaan di Luwu Utara. 

Sebagai daerah yang memiliki tingkat kerawanan geografis terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, peran aktif PMI sangat dinantikan oleh masyarakat.

Masa bakti 2026–2031, fokus penguatan PMI tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan darurat bencana, tetapi juga pada optimalisasi pelayanan darah, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah, serta penguatan sukarelawan di tingkat kecamatan.

Sinergi erat dengan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama agar program kerja yang dicanangkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Luwu Utara.

Rangkaian agenda terdekat, seperti peringatan HUT PMI hingga prosesi pelantikan pengurus PMI yang baru, tentunya diharapkan menjadi momentum kebangkitan gerakan kemanusiaan yang lebih profesional, responsif, dan inklusif di Luwu Utara. (**/LHr)