PAREPARE, WartaMadani — Gangguan infrastruktur ketenagalistrikan pada sisi pembangkit dalam Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) berdampak pada pasokan listrik di Kota Parepare. Kondisi tersebut turut mengganggu distribusi air bersih Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae akibat terhentinya pasokan daya ke pompa Sumur Dalam P-9 Lapadde, Senin (31/8/2026).

PT PLN (Persero) menginformasikan gangguan pada sistem pembangkit Sulbagsel mulai terjadi sejak Minggu (30/8/2026) pukul 15.12 WITA. Gangguan tersebut menyebabkan defisit daya dan memengaruhi stabilitas pasokan listrik bagi sebagian masyarakat.

Untuk menjaga keseimbangan daya sekaligus mencegah dampak gangguan meluas, PLN melakukan pengaturan beban terencana di wilayah kerja PLN ULP Mattirotasi (UP3 Parepare), Senin (31/8/2026), mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WITA.

Durasi pengaturan beban diperkirakan sekitar tiga hingga empat jam dan dapat menyesuaikan dengan kondisi penormalan di lapangan.

Gangguan Listrik Berdampak ke Distribusi Air

Terhentinya pasokan listrik turut memengaruhi operasional pompa Sumur Dalam P-9 Lapadde milik PAM Tirta Karajae. Akibatnya, tekanan air di sejumlah wilayah mengalami penurunan hingga aliran air terhenti sementara.

PAM Tirta Karajae menyebut sejumlah kawasan terdampak, antara lain Jl. Bambu Runcing, Perum Bukit Vadilla, Jl. Ellekalukue, Jl. Lasangga, Perum Bukit Zarindah, Jl. Liu Bulue, Jl. A. Mappangara, Perum Emerald Zam Zam, Jl. Garuda, Jl. Lingkar Lapadde, BTN Sawerigading, Perumnas, BTN Galung Maloang, Perum PNS, Jl. Cendrawasih, Perum Mario City, BTN Rubi Zam Zam, BTN Lompoe Mas, Perumahan Permatasari, BTN Salokarajae, Grand Sulawesi, Jl. Jend. M. Yusuf, Perum Cempaka Putih, Perum Griya Zavaraz, D’Naila Laccolling, Jl. Padaelo, Pesantren Bilalangnge, Jl. Lemoe, Jl. Bacukiki Raya, Lappa Anging, Ladoma, Mangimpuru, Terminal Induk Lumpue, Perum Hasniati, Jl. Pinggir Laut Lumpue, Perum Nur Qisha Kelapa Gading, Perum Pamulang Town Hills, Jl. Latassakka, dan RS Regional Ainun, serta wilayah sekitarnya.

Sementara itu, wilayah lain yang turut mengalami gangguan pendistribusian air bersih meliputi:

  • Perum Lapadde Mas
  • Perum Sao Asri
  • Perum Muspika
  • Perum Kodam
  • Perum D’Nayla
  • Perum Mulya Reski
  • Jl. Handayani
  • Jl. Lagaligo Timur
  • Jl. Jend. M. Yusuf
  • Jl. Jend. A. Yani/Brigif
  • Jl. Jend. A. Yani KM 3
  • Jl. Bukit Madani/Tegal II
  • Jl. Padat Karya

PAM Siapkan Tangki Air Gratis

Mengantisipasi dampak gangguan terhadap kebutuhan air bersih warga, PAM Tirta Karajae menyediakan layanan pengiriman air tangki secara gratis bagi masyarakat yang terdampak.

Pelanggan juga diimbau segera menampung air ketika aliran kembali mengalir untuk memenuhi kebutuhan selama kondisi distribusi belum sepenuhnya normal.

Warga yang membutuhkan layanan air tangki gratis dapat menghubungi WhatsApp Air Tangki Gratis di 0821-5255-7242. Sementara pengaduan terkait layanan PAM Tirta Karajae dapat disampaikan melalui 081 142 16500.

PLN Imbau Warga Waspadai Arus Balik

Selain mengatur beban untuk menjaga kestabilan sistem, PLN juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan genset mandiri agar memperhatikan aspek keselamatan instalasi listrik.

Pengguna genset diminta memastikan instalasi genset terpisah dari jaringan PLN. Langkah tersebut penting untuk mencegah bahaya arus balik (backfeeding) ketika pasokan listrik PLN dinormalkan.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Saat ini, PLN terus mengoptimalkan sumber daya, mengatur pola operasi pembangkit, serta mempercepat proses pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh.

Tegangan listrik akan dinormalkan kembali setelah pekerjaan dan proses penormalan sistem selesai.

Gangguan pada sistem pembangkit Sulbagsel tersebut menunjukkan dampak berantai terhadap layanan dasar masyarakat. Selain memengaruhi pasokan listrik, kondisi tersebut turut berimbas pada distribusi air bersih di sejumlah wilayah Parepare, sehingga warga terdampak perlu memanfaatkan layanan tangki gratis yang disediakan PAM Tirta Karajae selama proses pemulihan berlangsung. (*)