MAJENE – Final Festival Sandeq Teluk Mandar (FSTM) 2026, khususnya Lomba Segitiga Perahu Sandeq Kabupaten Majene, berlangsung di pesisir Pantai Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Minggu (9/8/2026).

Mewakili Kapolres Majene, Kabag Ops Polres Majene AKP Suryanto turut menghadiri final dan penutupan kegiatan tersebut.

Kehadiran jajaran Polres Majene menjadi bagian dari upaya memastikan salah satu agenda budaya bahari masyarakat Mandar itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Puluhan personel Polres Majene disiagakan di sejumlah titik sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga situasi di kawasan yang dipadati peserta, panitia, dan masyarakat.

Personel juga membantu mengatur aktivitas masyarakat di sekitar pesisir, termasuk mengantisipasi kepadatan serta memberikan rasa aman kepada peserta lomba dan penonton.

Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis agar masyarakat tetap dapat menikmati jalannya perlombaan sekaligus mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.

FSTM Jadi Ajang Budaya Bahari

FSTM 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan perahu Sandeq, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga dan memperkenalkan tradisi bahari serta kearifan lokal masyarakat Mandar.

Melalui pengamanan yang dilakukan secara terukur, Polres Majene berupaya memastikan final Lomba Segitiga Perahu Sandeq hingga acara penutupan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, panitia, peserta, dan masyarakat dalam menyukseskan agenda budaya bahari yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Majene dan Sulawesi Barat. (***)