MAKASSAR, WartaMadani – Dua aparatur sipil negara (ASN) MAN Pinrang, yakni Wakamad Humas Subair dan guru Haryanti, turut menyelesaikan tes Penilaian Kompetensi dan Potensi ASN melalui Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) 2026 di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Kamis (1/10/2026). Keduanya menjadi bagian dari 15 delegasi ASN Kementerian Agama Kabupaten Pinrang yang mengikuti proses profiling tersebut.
Pelaksanaan ProASN bagi ASN di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel) diikuti sebanyak 259 ASN. Para peserta menjalani proses profiling dalam dua sesi sebagai bagian dari pemetaan kompetensi dan potensi aparatur.
Subair dan Haryanti menjadi dua ASN dari MAN Pinrang yang mengikuti tes tersebut. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari proses pemetaan untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi, potensi, dan kapasitas ASN dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.
Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Kabag TU H. Aminuddin turut mengikuti proses profiling bersama peserta lainnya. Menurutnya, hasil profiling nantinya dapat memberikan gambaran objektif mengenai kapasitas masing-masing ASN.
“Apa pun hasilnya, data ini valid untuk mengukur kemampuan ASN kita,” kata Aminuddin usai mengikuti tes.
Ia menilai pemetaan tersebut memiliki kaitan langsung dengan pelaksanaan tugas ASN sehari-hari. Kebiasaan kerja yang profesional, menurutnya, pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas kinerja aparatur.
Sementara itu, Ketua Tim SDM Kanwil Kemenag Sulsel Andi Saefullah atau Andis mengatakan bahwa ProASN merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Kementerian Agama.
“Pelaksanaan profiling ini diselenggarakan oleh BKN dalam rangka mendukung penerapan manajemen talenta di instansi pemerintah,” ujarnya.
Menurut Andis, Kemenag Sulsel terus berkoordinasi dengan BKN agar program profiling dapat menjangkau lebih banyak ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Bagi MAN Pinrang, keikutsertaan Subair dan Haryanti dalam ProASN 2026 menjadi bagian dari penguatan kapasitas aparatur. Profiling tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi dan kompetensi yang dapat terus dikembangkan dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan madrasah.
Subair menyampaikan bahwa kegiatan ProASN menjadi kesempatan untuk mengukur sekaligus merefleksikan kompetensi yang dimiliki. Ia berharap hasil profiling tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
“Bagi saya, kegiatan ProASN ini menjadi kesempatan untuk mengukur sekaligus merefleksikan kompetensi yang dimiliki. Semoga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ungkap Subair.
Haryanti mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya setelah mengikuti rangkaian tes ProASN 2026. Ia berharap proses yang telah dijalani dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kompetensi dan potensi dirinya sebagai ASN.
“Bismillah, semoga sukses ProASN. Semoga hasilnya nanti memberikan yang terbaik dan menjadi pengalaman untuk terus meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.
Keikutsertaan dua ASN MAN Pinrang tersebut menjadi bagian dari keterlibatan madrasah dalam pengembangan manajemen talenta ASN. Melalui proses ini, Subair dan Haryanti diharapkan dapat memperoleh hasil pemetaan yang bermanfaat bagi pengembangan profesionalisme dan peningkatan kualitas kinerja.
Plt. Kepala MAN Pinrang H. Suharto mengapresiasi keikutsertaan Subair dan Haryanti dalam ProASN 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi ASN madrasah untuk mengikuti pemetaan kompetensi dan potensi sekaligus mendukung pengembangan profesionalisme aparatur.
Ia berharap hasil profiling dapat memberikan manfaat bagi pengembangan diri kedua ASN serta semakin mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pendidikan di MAN Pinrang. (*)
