Deru suara mesin motor trail yang memecah keheningan pagi yang cerah di kawasan Tanggul Sungai Masamba, Luwu Utara, mendadak reda dari riuh mesin kendaraan, Sabtu, (12/9/2026).

Dalam ajang One Day Trail Adventure Jelajah Bumi La Maranginang (JBL) Part 7, barisan peserta yang sebagian diisi jajaran pejabat teras Pemda Lutra ini membuat pemandangan tak biasa.

Dipimpin Bupati Andi Abdullah Rahim, bersama Kapolres AKBP Nugraha Pamungkas, Wakil Ketua DPRD Karemuddin, Kasi Pidsus Kejari, hingga Kepala BPBD Agunawan, rombongan riders pejabat ini tetiba kompak menghentikan laju motor mereka di tengah jalan.

Bukan karena kendala mesin atau jalur yang ekstrem, melainkan sebuah pemandangan kontras yang menyita perhatian berupa hamparan sawah luas yang sedang dalam masa panen raya.

Dipimpin oleh orang nomor satu di Luwu Utara, rombongan berseragam trail lengkap itu berbelok dan menepi, kemudian menyambangi langsung para petani atau pekerja tani yang lagi panen. 

Di sanalah mereka menemui pemilik sawah, seorang gadis bernama Anggi Novita yang tidak lain adalah mantan Ketua KOHATI Luwu Utara, sekaligus seorang aktivis pergerakan yang kini tengah menempuh studi S2.

Momen perjumpaan yang terkesan mendadak di tengah buliran padi yang menguning tersebut sontak membuat suasana menjadi cair, riang gembira, dan pastinya penuh canda bahagia. 

Bagaimana tidak, dengan hamparan padi yang menguning membuat para pejabat ini seperti tidak mau beranjak dari tempat yang mereka singgahi. Malah turut membaur dengan para petani.

Dengan gayanya yang santai, khas gaya penjelajah alam, Bupati Andi Abdullah Rahim acapkali melontarkan kekagumannya secara blak-blakan kepada sang pemilik sawah, Anggi Novita.

“Ini kami mampir di sawah seorang gadis cantik, aktivis, ternyata punya dua hektare sawah. Saya mampir sama Pak Kapolres, Pak Wakil Ketua DPRD, Kasi Pidsus Kejari, dan Kepala BPBD," tutur Bupati Andi Abdullah Rahim di hadapan rombongan dan warga sekitar.

Tidak sekadar melepas lelah dan penat, obrolan singkat ini mengungkap fakta-fakta yang menarik. Ia menyebutkan bahwa harga gabah di lokasi tersebut menyentuh angka Rp7.200, dengan hasil panen yang fantastis mencapai 7 ton per hektare.

Sembari berkelakar, Bupati Andi Rahim juga tak lupa memuji sosok Anggi yang dinilainya paket komplet, yaitu cerdas secara intelektual, gigih mengelola sektor pertanian, berparas jelita, hingga statusnya yang masih melajang.

“Cantik orangnya, cerdas lagi, kaya juga dia ternyata. Jadi, di Luwu Utara ini banyak keajaiban, termasuk keajaiban seorang gadis di tengah sawah ini,” tutur Bupati mengalir apa adanya. 
“Sepanjang irigasi ini kita lewati, sungguh luar biasa. Lihat lagi padi yang menguning. Sungguh sempurna. Perfecto! Nikmat mana lagi yang kau dustakan," tambahnya dengan penuh senyum.

Aksi spontan para pejabat ini membuktikan bahwa hobi ekstrem, seperti trail adventure ini tidak menyurutkan kepekaan mereka terhadap potensi lokal yang dimiliki daerahnya. 

Perjumpaan antara deru mesin trail dan hijaunya hamparan sawah hari ini menjelma menjadi potret harmonis antara kepemimpinan, kerja keras generasi muda, dan indahnya kekayaan alam di daerah berjuluk Bumi La Maranginang tersebut. (LHr)