Luwu Utara — Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Berbeda dari tradisi biasanya yang memusatkan kegiatan Maulid di Rumah Jabatan atau Kantor Bupati, perayaan kali ini dipusatkan di Baruka Sawerigading, Sabtu (5/9/2026).

Gedung yang terletak di belakang kompleks perkantoran Gabungan Dinas (Gadis) pemda ini menjadi saksi kebersamaan jajaran pemda dan masyarakat dalam peringatan Maulid Nabi SAW.

Hadir dalam acara ini, Bupati Andi Rahim, Ketua TP PKK Ny. Misnawati Andi Rahim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para Kepala Perangkat Daerah.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan keistimewaan perayaan Maulid Nabi SAW tahun ini. Menurutnya, pemilihan Baruka Sawerigading sebagai lokasi bukan tanpa makna.

“Maulid hari ini terasa spesial karena digelar di gedung yang juga spesial. Hari ini, kita laksanakan Maulid di tempat ini dengan semangat untuk kemajuan daerah kita,” kata Bupati.

Bupati beralasan bahwa dengan pelaksanaan di tempat ini, manfaatnya bisa dirasakan oleh anak cucu yang notabene merupakan penerus perjuangan cita-cita kemajuan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Andi Rahim juga mengenang jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di daerah berjuluk Bumi La Maranginang itu.

 

Ia pun mengajak segenap elemen pemerintahan dan masyarakat di Luwu Utara agar senantiasa menghargai setiap karya nyata yang telah diwariskan oleh para pendiri kabupaten.

“Alhamdulillah, kita juga bersyukur bahwa ternyata di Luwu Utara, para founding fathers daerah ini telah meninggalkan banyak legacy, begitu banyak warisan atau karya,” ungkapnya. 
“Dan itu adalah amal jariyah, dan apa yang mereka tinggalkan harus dikawal dan dikembangkan dengan lebih baik lagi di saat kita diberikan amanah memimpin daerah ini," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat para pemimpin daerah terdahulu harus dijaga, dirawat, dan ditingkatkan demi pencapaian pembangunan yang lebih progresif ke depan. 

Meski demikian, Bupati secara terbuka mengakui bahwa tantangan pembangunan di Luwu Utara juga masih membentang luas dan membutuhkan kerja ekstra dari semua pihak.

“Hari ini, kita diberi tugas dan tanggung jawab membangun daerah ini. Maka semangat yang telah diperlihatkan para pendahulu kita, saatnya dirawat dan kembangkan, lalu membuatnya lebih baik lagi,” lanjutnya.
"Alhamdulillah, saya bersyukur karena kita semua ada untuk bersama-sama membangun daerah ini. Ini juga satu kesan bahwa kita di Luwu Utara masih harus bekerja keras,” tambahnya.

Dikatakannya, masih banyak PR yang mesti dituntaskan dan itu butuh kerja sama multipihak. “Kita juga punya hasrat yang besar untuk membawa kemajuan bagi daerah kita,” pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi di Baruka Sawerigading ini tak hanya menjadi momentum memperingati hari lahir Nabi SAW, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang refleksi kolektif bagi pemda dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam merajut kemajuan daerah di masa depan. (LHr)