SIDRAP - Di balik semarak Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tersimpan cerita tentang keramahan dan semangat kebersamaan.
Bukan hanya di arena pertandingan dan perlombaan, tetapi juga melalui pendampingan yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) kepada kontingen dari berbagai kabupaten dan kota.
Salah satunya dilakukan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Sidrap yang mendampingi Kontingen Kabupaten Jeneponto selama pelaksanaan Porsenijar 2–6 Juli 2026.
Sebagai bagian dari pendampingan tersebut, instansi yang akrab disebut Dinas Pertanian itu menyerahkan bingkisan berupa beras dan telur kepada Kontingen Jeneponto.
Penyerahan berlangsung di Kantor Dinas TPHPKP Sidrap, Kompleks SKPD, Jalan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat (3/7/2026), dan diterima langsung Ketua PGRI Jeneponto, Zaidil Amin.
Bingkisan itu bukan sekadar bahan pangan. Di baliknya tersimpan semangat gotong royong para penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan petani Sidrap yang ikut berpartisipasi menyukseskan Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
Sekretaris Dinas TPHPKP Sidrap, Suriyanto, menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan para PPL dan petani untuk menyiapkan beras dan telur tersebut.
"Kami berkoordinasi dengan PPL dan para petani. Alhamdulillah mereka sangat antusias memberikan sumbangsih berupa beras dan telur. Semoga bantuan ini berguna untuk dikonsumsi kontingen di Posko Induk Jeneponto," ujarnya.
Bagi Kontingen Jeneponto, perhatian tersebut meninggalkan kesan tersendiri. Ketua PGRI Jeneponto, Zaidil Amin, menyampaikan apresiasi atas keramahan yang mereka rasakan selama berada di Sidrap.
"Kami sangat berterima kasih atas keramahan dan perhatian Dinas TPHPKP, petani Sidrap, serta Pemerintah Kabupaten Sidrap. Berkah selalu Pak Bupati Sidrap," ucapnya.
Di tengah padatnya rangkaian Porsenijar PGRI Sulsel 2026, kisah sederhana itu menjadi gambaran bahwa kesuksesan sebuah perhelatan tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh kepedulian, gotong royong, dan sambutan hangat yang tercipta di balik layar. (***)
