PINRANG – Pemerintah Kecamatan Lanrisang mengintensifkan monitoring Musim Tanam April–September 2026 dengan meninjau lahan pertanian di Desa Samaulue dan Desa Barang Palie, Kecamatan Lanrisang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan musim tanam berjalan sesuai target sekaligus mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino terhadap produktivitas pertanian.
Monitoring dipimpin Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP, didampingi Komandan Koramil (Danramil) 1404-08/Lanrisang Kapten Kav Andi Asmansyah, S.IP, Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, Sekretaris Kecamatan Lanrisang Firman Sahuddin, SH., M.AP, Kepala UPT PSDA Jampue Hasanuddin, ST, Lurah Lanrisang Zulkarnain, S.STP., M.Si, jajaran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Lanrisang, para penyuluh pertanian, kepala desa, serta kelompok tani.
Tinjau Lahan dan Jaringan Irigasi
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau kondisi lahan, perkembangan tanaman, serta jaringan irigasi di kedua desa. Tim juga berdialog langsung dengan petani untuk menyerap aspirasi dan mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, terutama terkait ketersediaan air serta perubahan kondisi cuaca.
Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP mengatakan monitoring hari kedua merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendampingi petani selama musim tanam.
"Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari monitoring sebelumnya. Kami ingin memastikan progres musim tanam di Desa Samaulue dan Desa Barang Palie berjalan sesuai target serta setiap kendala yang dihadapi petani dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman El Nino," ujar Hasri Hadi.
Komandan Koramil (Danramil) 1404-08/Lanrisang Kapten Kav Andi Asmansyah, S.IP menegaskan TNI akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani.
"Koramil Lanrisang siap mendukung setiap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan agar petani mendapatkan pendampingan yang maksimal," katanya.
Sementara itu, Kepala UPT PSDA Jampue Hasanuddin, ST memastikan pihaknya terus memantau kondisi jaringan irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian tetap optimal.
"Kami terus mengawasi kondisi saluran irigasi dan mengatur distribusi air secara efektif agar kebutuhan lahan pertanian tetap terpenuhi, terutama dalam menghadapi potensi berkurangnya curah hujan akibat El Nino," jelas Hasanuddin.
Pemerintah Kecamatan Lanrisang menegaskan monitoring akan terus dilakukan secara berkala selama Musim Tanam April–September 2026. Kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, instansi teknis, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Lanrisang. (MLP)
